Welcome to La Pago ★ Heart of Papua ★ Voice of the Free Papua Central Highlands Region of Papua ★ Perjuangan Melawan Antara Tipu dan Benar, Benar Melawan Tipu".
Headlines News :
 photo SYUKUR1_zpsb8b9b75c.gif
 photo vanuatu_zpsed2b2tvn.jpg
★LA PGO ★HEART OF PAPUA ★Voice of the Free Papua Central Highlands Region of Papua★. Diberdayakan oleh Blogger.
    ★★★Ingin Bergabung Bersama Kami Kontak Di★★★ =======>>>melanesiapost@gmail.com<<<=======

    ★★★Komando Nasional TPN PB★★★

    ★★★Markas Pusat Pertahanan TRWP★★★

    Tampilkan postingan dengan label Doa Orang Papua. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Doa Orang Papua. Tampilkan semua postingan

    Bomomani Untuk Mengenang Kemerdekaan Papua

     photo aktifmenulis_zps397205a9.jpg

    Bomomani Untuk Mengenang Kemerdekaan Papua

    Jayapura, Jubi – Masyarakat di Kabupaten Dogiyai Distrik Mapia melaksanakan doa bersama untuk memperingati 1 Desember lalu. Ibadah dipimpin langsung oleh Pdt. Obed Magai di Gereja St.Maria Menerima Kabar Gembira, Bomomani Keuskupan Timika. Perayaankudus ini dihadiri oleh kurang lebih 5.000 umat dari 4 Paroki dan satu klasis di wilayah Tota Mapiha Kab.Dogiyai.
    “Kami telah berdoa sesuai budaya kami untuk Papua. Ini penting karena doa merupakan kekuatan Tuhan bagi bangsa Papua yang pernah disembunyikan pemerintah selama lima dekade,”
    ujar Magai kepada Jubi Selasa (1/12).
    Dalam doanya, ia mendoakan pejuang kemerdekaan Papua di hutan, kota dan di luar negeri.
    “Kami telah berdoa buat utusan rakyat bangsa Papua yang telah memenuhi undangan Perdana Menteri Vanuatu H.E Joe Natuman yang berlangsung hari ini di Vanuatu agar Papua dapat diterima, anggota MSG nanti,”
    Selain itu, mereka juga mendoakan bagi para pejuang Papua yang telah dibunuh oleh pemerintah Indonesia.

    “Semoga melalui doa kami, arwah mereka dapat diterima Allah di surga. Intinya, kami sudah doa untuk kedaulatan kemerdekaan Papua karena ini maha baik untuk Papua,” katanya.

    Perayaan tersebut dimulai pukul 09.00 hingga 01.00 siang. Tata liturginya dirayakan secara inkulturatif.
    Ketua Sekolah ST FT Fajar Timur Abepura, Pater Neles Tebay Pr, mengatakan rakyat yang ada di seantero Papua telah memaknai 1 Desember ini dengan doa karena selain doa, kekuatan, juga merupakan panah dan tombak perdamaian universal antara Allah dengan dunia dan dunia dengan manusia demi keselamatan bersama dan kemuliaan nama-Nya. (Ernest Pugiye)

    Sumber: Penulis : Ernest Pugiye on December 3, 2014 at 15:47:57 WP, Jubi

    DOA “PAPUA MERDEKA” INDONESIA BANGKRUT

    DOA “PAPUA MERDEKA” INDONESIA BANGKRUT

    "BAGI YANG DI SEPELEHKAN,YANG TERTINDAS, DIBUNUH, DICULIK,DIHINA, DIPERKOSA, DITANGKAP, DAN DIRAMPAS, DITIPU OLEH DUNIA DAN KEKUATAN TANGAN BESI"

    Doa orang benar, bilamana doa dengan Penuh kepercayaan dan keyakinan, maka besar kuasanya, berdoa kapanpun dan dimanapun saya dan kawan-kawan berada,  setiap waktu, baik waktu susah, waktu senang, waktu sakit, waktu sehat. Seruan doa yang pernah keluarkan oleh Pendoa-pendoa Papua merdeka  dari Hutan rimbah, sejak tahun 2008, adalah “ Papua Merdeka” Indonesia Bangkrut.
    Jadi tanggung jawab setiap Orang Asli Papua wajib Berdoa demi Pembebasan Nasioal, dan demi Patriotisme dan Nasionalisme sebagai Bangsa Papua di haruskan untuk mendoakan Papua untuk bebas dari Penjajahan, Penindasan Rezim Kepala Batu, anti demokrasi ini.

    “Diatas batu ini saya meletakkan peradapan orang Papua, sekalipun ada orang yang memiliki kepandaian tinggi, akal budi, dan marifat, tetapi tidak dapat memimpin bangsa ini. Bangsa ini akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri” ( Pdt. I. Samuel Kijne. Tentang masa depan rakyat West Papua di Wasior Manokwari, 25 oktober 1925 )

    "Allah Nenek moyan Bangsa Papua dan Allah nenek moyang seluruh bangsa-bangsa dibumi

    Mohon ampuni kami atas kelalaian kami, atas dosa dan pelanggaran kami sebagai manusia.

    Dan kuduskanlah kami dengan darahmu yang khudus"

    Kami mengampuni orang yang membunuh kami tetapi kami tidak kompromi dan kami menolak sifat-sifat serahka, tipu muslihat, putar balik kebenaran, Pembunuh, Pemerkosa, penculik hanya untuk mempertahankan ketidak benaran atau tipu muslihat mereka, dan kami menentang watak dan tabiat buruk itu bukan dari mereka, karena apa yang mereka buat mereka sendiri tidak mengerti dan tidak tahu, dan kami tetap memohon kepada Allah bangsa Papua untuk menyadarkan bangsa Melayu Indonesia agar insaf apa yang mereka perbuat atas bangsa Papua.

    Kami datang kehadiratmu yang kudus untuk menyatakan isi hati kami secara jujur tetang apa yang kami hadapi, rasakan, dalam jeritan hati kami sebagai manusia yang tidak berdaya, memiliki keterbatasan, kekuatan seperti kekuatan orang yang menindas kami degan kekuatan tangan besi.

    Kami percaya degan iman kami bahwa Engkau menyatakan dalam perkataanMu bahwa Engkau selalu berpihak kepada yang lemah, janda, duda, jatim piatu, orang miskin, dan yang tidak berdaya, maka atas dasar pernyataan firmanMu kami yakin dan percaya engkau berperkara atas ketidak benaran di atas Negeri ini, negeri yang pada mulanya engkau ciptakan sebagai bagian untuk umat ciptaMu bangsa Papua memiliki,menempati, mengelolah dan memberkati bangsa lain sesuai degan kehendakMu.

    Umat ciptaaMu dibunuh, di culik, ditangkap, diperkosa, dirampas, ditahan, oleh karena membela bagian dari kebenaran atas tanah mereka di bumi Papua ini……Tuhan tolong agar hati yang piluh, merana, sedih hancur, ketika melihat, ayah kita dibunuh, saudara kita ditembak, saudari, mama kita diperkosa, hutan kita dijarah, dibabat habis degan kekuatan tangan besi, Tuhan kami tahu engkau memiliki rencana besar bagi bangsa ini…..

    Tuhan Kami tetap berketetapan hati untuk berpihak kepada kebenaran, dan tetap mengimani setiap doa kami didegar oleh engkau dan engkau sedang berperkara di bumi cenderawasih, dan juga kami berterimakasih, dan bersukur jika kekuatan tangan besi turus masih tembak dan membunuh kami, karena oleh kehebatan kekuatan tangan besi mereka, namun Engkau menggunakannya untuk rencanaMu yang tidak pernah dipikirkan oleh manusia apapun di dunia ini.

    Dan atas nama Tuhan Yesus Kristus, atas nama semua yang dibunuh mati, karena kebenaran sejarah bangsa Papua, saya menyatakan degan bahasa tanah Papua yang engkau berikan sejak tanah Papua dijadikan; “NOMBO ALIKU WAKAGAGERAK ELALIN EKE AGANDIK AMBI INOM ARET ERIYAK NGGINO YOKIGI WA.WA.WA”.
                                                  
                                            =====AMIN=====
     
     photo TPamonaanigif_zpsabf50008.gif