PapuaPost.com diblokir NKRI ?
PAPUApost.com sebagai Corong Kebenaran untuk Keadilan di Tanah Papua tidak merasa kecewa, malahan sangat beruntung bahwa NKRI memblokir situs kami ini sebagai pertanda Tipudaya selalu takut kepada Kebenaran!, walaupun ia tahu pada akhirnya ia akan kalah.
Untuk TETAP membaca PAPUApost.com di Indonesia, ini sarannya:
1. Cari di Google Plugins dari Browser Mozila Firefox atau Google Chrome bernama "anonymox" dan install plugins dimaksud di browser Anda.
2. Setelah install, maka browser Anda distart ulang, atau komputer restart lebih bagus.
3. Begitu Anda ketik papuapost.com, maka Anda dengan aman akan membaca, dan blokir NKRI TIDAK BERLAKU LAGI!
Kami sarankan isntall PortableApps di Flashdisk anda, di dalamnya anda bisa install browser, dan browser Anda dilengkapi "anonymox", maka Anda aman berselancar, larangan NKRI tidak berlaku, secara TOTAL.
Tampilkan postingan dengan label SPMNews. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SPMNews. Tampilkan semua postingan
PANGGILAN UNTUK KEBEBASAN MEDIA DI WEST PAPUA
Sumber Raido Selandia Baru,
Sebuah Partai Hijau MP telah mendesak pemerintah kembali di Selandia
Baru untuk membuat baik pada resolusi parlemen yang baru saja disahkan
untuk menekan kebebasan media di Papua Barat.
Catherine
Delahunty adalah salah satu pembicara di sebuah reli yang
diselenggarakan pada Selasa di luar parlemen Selandia Baru menyerukan
kebebasan media di Papua Barat dan pembebasan dua wartawan Prancis yang
ditahan oleh polisi Indonesia di Jayapura selama tujuh minggu.
Ada panggilan yang sedang berlangsung oleh hak internasional dan kelompok media bagi Indonesia untuk melepaskan pasangan.
Ms Delahunty mengatakan pemerintah Selandia Baru harus bertindak pada resolusi.
"Untuk
benar-benar mengatakan kepada Indonesia dan Presiden baru yang datang
ke kekuasaan lama, bahwa mereka harus memastikan adanya kebebasan media
asli dan keselamatan bagi orang-orang di Papua Barat dan untuk
membebaskan jurnalis Perancis. Jika Anda memiliki sesuatu untuk
disembunyikan, apa yang bahwa kamu takut? Anda takut cahaya hari, Anda
takut kebenaran. "
Label:
Media West Papua,
SPMNews,
West Papua News,
WPNews
.png)
