Welcome to La Pago ★ Heart of Papua ★ Voice of the Free Papua Central Highlands Region of Papua ★ Perjuangan Melawan Antara Tipu dan Benar, Benar Melawan Tipu".
Headlines News :
 photo SYUKUR1_zpsb8b9b75c.gif
 photo vanuatu_zpsed2b2tvn.jpg
★LA PGO ★HEART OF PAPUA ★Voice of the Free Papua Central Highlands Region of Papua★. Diberdayakan oleh Blogger.
    ★★★Ingin Bergabung Bersama Kami Kontak Di★★★ =======>>>melanesiapost@gmail.com<<<=======

    ★★★Komando Nasional TPN PB★★★

    ★★★Markas Pusat Pertahanan TRWP★★★

    Tampilkan postingan dengan label Gerakan Papua Merdeka. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Gerakan Papua Merdeka. Tampilkan semua postingan

    MENDESAK DIPLOMAT DAN ORGANISASI PERJUANGAN BERSATU DI VANUATU

    MENDESAK DIPLOMAT DAN ORGANISASI PERJUANGAN BERSATU DI VANUATU

    MENDESAK DIPLOMAT DAN ORGANISASI PERJUANGAN BERSATU DI VANUATU.
    Semua Pemimpin oraganisasi perjuangan maupun diplomat luar negeri yang mengikuti simposium untuk mengakomodir kepentigan peyelamatan nasib rakyat Papua Barat.
    Yang mau merdeka bukan organisasi dan bukan juga diplomat yang mau merdeka tapi rakyat oleh karena itu, tidak mempertahankan ego masing-masing di vanuatu namun merumuskan langkah -langkah yang menjawab tuntutan rakyat Papua.
    Simposium di Vanuatu harus melahirkan sebuah keputusan untuk menjawab hak penentuan Nasib sendiri (Self Determinationa ) bagi Bangsa Papua Barat.
    oleh karena Itu kami rakyat Papua Barat Sorong Sampai merauke, melalui Komite Nasional Papua Barat - KNPB menyampaikan bahwa:
    1. peretuan Simposium di Vanuatu semua pimpimnan Organisasi perjuagan para diplomat Luar negeri mengambil satu langkah yang tepat untuk menyelamatkan Rakyat Papua barat dari kepunahan.
    2. mendesak semuan pimpimnan organisasi perjuagan dalam negeri maupun luar negeri dan Para diplomat untuk bersatu dalam sebuah wadah atau lembaga yang refresentatif untuk menuju keanggotaan West Papua dalam MSG
    4. Dilomat luar negeri membagi peran sesui dengan keahlian dan bidang masing melalu satu wadah dalam berdiplomasih sesui dengan wilayah masing-masing untuk mendorong persoalan papua ke porum PBB.
    5. Hilangkan semua ego masing masing diplomat maupun pemimpin Organisasi gerakan dalam dalam negeri menjusun langkah yang starategis untuk mengahiri penderitan Rakayat Papua Barat, dan Pertemuan Vanuatu tidak harus detlok atau melahirkan perpecahan.

    By: Ones Nesta Suhuniap, Sekretaris Umum KNPB

    Gerakan Papua Merdeka Ancam Ambil Tindakan Militer

    MANOKWARI, SABTU-Gerakan Papua Merdeka di Papua Barat mengancam akan mengambil tindakan militer jika langkah-langkah diplomasi dan politik mereka tidak mendapatkan tanggapan dari Pemerintah Indonesia.

    Mereka meminta pemerintah membuka diri bagi perundingan masa depan masyarakat Papua seperti yang pernah dilakukan Indonesia untuk mengatasi konflik di Nangroe Aceh Darus sallam (NAD).
    "Jika pemerintah Indonesia tidak membuka diri, itu menandakan negara ini memandang sara terhadap kami ras melanesia. Kami memang bukan orang melayu, tetapi kami manusia yang memiliki hak menentukan nasib sendiri," ujar Jack Wanggai, juru bicara Otorita Nasional Papua Barat (ONPB), Sabtu (9/2) di Manokwari Provinsi Papua Barat.

    Ia beserta puluhan aktivitis pemuda mahasiswa, tokoh pemuda , dan tokoh adat berbicara kepada pers di sela-sela pertemuan gelar para-para adat di Sanggeng Manokwari. Turut hadir Ketua Pemuda Adat Papua Wilayah Yapen-Waropen W ilson Uruway dan Ketua DPP Front Nasional Mahasiswa Pemuda Papua Zakarias Harota.

    Jack Wanggai mengatakan perjuangan politik luar negeri telah dijalankan dengan langkah diplomasi. Dengan tegas, ia mendukung pendaftaran masalah Papua kepada Komisi Dekolonisasi PBB oleh Republik Vanuatu.
    Sedangkan perjuangan politik dalam negeri yaitu dengan mendesak pemerintah untuk berunding bersama membicarakan masalah dan nasib Papua atau referendum . "Otsus sudah enam tahun berjalan, tetapi ha sil belum dirasakan masyarakat. Jadi sudah saatnya kami menentukan nasib sendiri," ujar Zakarias Harota.
    Bahkan Jack Wanggai mengancam jika langkah diplomasi dan politik ini tidak berhasil, pihaknya tidak segan mengambil jalur militer. Ia mengatakan saat ini telah menyusun struktur pemerintahan sementara.
    Ditanya batas waktu perjuangan non militer itu, ia hanya mengatakan, Selama mama-mama masih melahirkan orang-orang Papua. Perjuangan menuju Papua Merdeka tidak akan berakhir . Ia juga tidak khawatir masyarakat Papua bosan menunggu cita-cita Papua Merdeka itu tercapai. (ICH)

    MENUJU HUT KE-6 KNPB, 19 NOVEMBER 2014

    MENUJU HUT KE-6 KNPB, 19 NOVEMBER 2014

    Bendera dan Logo KNPB***
    Gerakan dan hanya gerakan yang mampu membuat perubahan. Mendambakan Papua Merdeka tidak sebatas permainan kata-kata dan pikiran. Perjuangan Papua Merdeka tidak boleh berada di ruang tunggu. Ia tidak boleh tersembunyi di ruang sunyi dan hampa. Ia harus terus berjalan maju walau setiap langkah harus dibayar dengan pengorbanan.

    Jiwa-jiwa pemberontakan tidak boleh dipasung oleh kolonialisme. Jangan sekali-kali membiarkan Kesenangan sesaat dalam kolonialisme menggerogoti jiwa anda yang terlahir sebagai pemberontak sejati. Jangan biarkan pesimisme dan ketakukan membunuh api pemperontakan dalam diri bangsa Papua. Laksana batu karang yang teguh, KNPB tetaplah teguh dan kokoh.

    6 tahun lalu, tepatnya 19 November 2008, disaat kolonialisme berbangga atas “penghancuran” gerakan Papua Merdeka, KNPB menorehkan tahap baru gerakan perlawanan yang revolusioner. KNPB menyadari bahwa hanya metode mediasi yang mampu membuat rakyat menentukan masa depan politiknya sendiri. KNPB tidak menginginkan rakyat dan pejuang West Papua hanya duduk meratapi kondisi objektif, tetapi rakyat harus bangkit dan menjadi subjek perjuangan.

    Sudah banyak patriot revolusioner KNPB yang mempertaruhkan nyawa atas perlawanan damai dan bermartabat yang dilakukan selama 6 tahun. Tetapi setiap kisah-kisah tragis membuat KNPB semakin sadar arti dari sebuah kedewasan perjuangan revolusi West Papua, bahwa perjuangan harus terus berjalan sampai cita-cita pembebasan nasional West Papua tercapai.

    Tanggal 19 November 2014, bertepatan dengan HUT ke-VI KNPB, akan berlangsung pertemuan International Parliamentarians for West Papua (IPWP) di Netherland, Belanda. Pertemuan ini akan membahas hal-hal strategis dalam penyelesaian West Papua (Parlement Nasional West Papua dan Free West Papua Campaign akan menyampaikan secara terbuka).

    Pengurus KNPB Pusat menyeruhkan kepada Pengurus KNPB Wilayah, maupun di Konsulat agar segera mempersiapkan diri menyambut perayaan HUT KNPB ke-6 dan agenda pertemuan IPWP di Belanda. Berbagai kegiatan harus dilakukan, yakni:
    1. Evaluasi menyeluruh di tingkat KNPB Pusat, maupun Wilayah sebelum hari H.
    2. Kegiatan disambut dengan Aksi dan ibadah

    Demikian arahan ini dibuat secara terbuka dan dilanjutkan sesuai situasi basis perlawanan masing-masing.
    “Kita Harus Mengakhiri”

    Port Numbay, 27 Oktober 2014

    Victor F. Yeimo                                         Ones Suhuniap
    Ketua Umum                                              Sekretaris
     
     photo TPamonaanigif_zpsabf50008.gif