Welcome to La Pago ★ Heart of Papua ★ Voice of the Free Papua Central Highlands Region of Papua ★ Perjuangan Melawan Antara Tipu dan Benar, Benar Melawan Tipu".
Headlines News :
 photo SYUKUR1_zpsb8b9b75c.gif
 photo vanuatu_zpsed2b2tvn.jpg
★LA PGO ★HEART OF PAPUA ★Voice of the Free Papua Central Highlands Region of Papua★. Diberdayakan oleh Blogger.
    ★★★Ingin Bergabung Bersama Kami Kontak Di★★★ =======>>>melanesiapost@gmail.com<<<=======

    ★★★Komando Nasional TPN PB★★★

    ★★★Markas Pusat Pertahanan TRWP★★★

    Tampilkan postingan dengan label KNPB News. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label KNPB News. Tampilkan semua postingan

    KNPB Tolak Dibubarkan

    KNPB Tolak Dibubarkan

    by Papua Post
    JAYAPURA – Badan Pengurus Pusat Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menolak keras usulan agar KNPB dibubarkan, lantaran dituding acapkali melakukan tindakan anarkis dan juga termasuk organisasi tak resmi, sebagaimana disampaikan Kapolda Papua Irjen (Pol) Yotje Mende. “Keberadaan KNPB dijamin UUD 1945 dan Hukum Internasional, yakni kemerdekaan untuk mengeluarkan pendapat dan berekspresi,” tegas Jubir Nasional Badan…
    KNPB Tolak Dibubarkan was originally published on PAPUA MERDEKA! News
     photo vanuatu_zpsed2b2tvn.jpg

    Dukungan Pertemuan IlWP Di Belanda TGL, 19-21 November 2014, Serta Peringati HUT KNPB Se-pengunungan Tengah Yang Ke VI Di Wilayah Lapago West Papua

    Dukungan Pertemuan IlWP Di Belanda TGL, 19-21 November 2014, Serta Peringati HUT KNPB Se-pengunungan Tengah Yang Ke VI Di Wilayah Lapago West Papua

    Wamena-KNPBNews, Pada hari ini tanggal 19 november 2014, dimana hari bangkitnya Komite Nasional Papua (KNP) menjadi Komite Nasional Papua Barat (KNPB), saat ini knpb berumur 6 tahun, yang merupakan umurnya masih belia, namun kerja-kerjanya sangat professional dalam memediasi rakyat West Papua untuk menuju penentuan nasip sendiri ( Self determination) melalui jalur Referendum yang akan terjadi di atas tanah air West Papua.Selama 5 tahun terahkir ini, komite nasional Papua barat, tidak luput dari penembakan, penangkapan, penyisiran, pemenjaraan, pengejaran, penahanan, penculikan bahkan dapat DPO dan DPT, di seluruh wilayah West Papua, namun yang masih hidup tetap memediasi rakyat West Papua  tanpa kekerasan, oleh karena itu komite nasional Papua Barat se-wilayah Lapago  patut mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, karena atas kasih dan kebaikannya sampai saat ini kami masih bernafas, untuk membawah keluar umat Tuhan di atas Tanah Papua, dari cengkraman militer Indonesia.

    Dengan penuh ucapan syukur kepada Tuhan Yesus, 19 November 2014, merupakan  hari lahirnya komite nasional papua barat, pada hari yang sama pula sedang berlangsung pertemuan internasional lawyer for West Papua (ILWP)  di Belanda maka knpb sebagai media rakyat telah memediasi rakyat wilayah Lapago untuk memberikan dukungan pertemuan internasional di Belanda sekaligus memperingatai HUT KNPB yang ke VI.

     Pada peringatan HUT KNPB yang ke VI,  hari ini rabu tanggal 19 November 2014, di wilayah pengunungan (Lapago) di pusatkan di Wamena.  Dalam acara ibadah syukuran serta dukungan pertemuan internasional lawyer for West Papua di Belanda, telah berlangsung aman dan terkendali, dalam peringatan HUT KNPB ini, di hadiri beberapa komite wilayah se-pengunungan tengah, anggota-anggota Parlemen Daerah serta seluruh rakyat Papua Barat yang ada di wilayah Lapago, sekaligus memberikan dukungan penuh pertemuan Internasional di Belanda.
    Tulang saat menyampaikan sambutan, HUT KNPB Yang ke VI di Wamena
    Ketua KNPB Balim bersama Rakyat foto bersama, Dalam rangka HUT KNPB yang ke Vi

    KNPB Wilayah LA PAGO : Pernyataan Dukungan Pertemuan ILWP Di Belanda

    Pernyataan Dukungan Pertemuan ILWP Di Belanda

    PERNYATAAN SIKAP:
    PARLEMEN, BESERTA SELURUH RAKYAT PAPUA BARAT
     WILAYAH SE-PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA BARAT.

    1. 1.    Parlemen Rakyat Daerah (PRD), bersama  seluruh Rakyat Bangsa Papua Barat Wilayah se-Pegunungan Tengah Papua (Lapago), mendukung penuh ILWP yang akan menggelar kegiatan Konferensi pada tanggal 19-21 November 2014 di Belanda,
    1. Berdasarkan sejarah dimana Pemerintah Belanda perna mendirikan Negara Papua Barat dengan perangkat – perangkatnya seperti: nama negara West Papua, lambang negara Burung Mambruk, bendera negara Bintang Fajar, lagu kebangsaan Hai Tanahku Papua, mata uang Gulden, badan politik Nieuw Guinea Raad, pagar Negara PVK (TPN-PB). Berkaitan dengan hal ini, maka Rakyat Papua sejak tahun 1961 sampai sekarang  menjadi korban, baik harta kekayaan alam Papua bahkan nyawa kami. Maka pemerintah Belanda segera bertanggung jawab atas persoalan ini dalam waktu dekat sebagai wujud kewajiban berdasarkan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),
    2. Parlemen, bersama seluruh Rakyat Bangsa Papua Barat menyatakan bahwa New York Agreement 15 Agustus 1962, Roma Agreement                30 September 1962, adalah Ilegal karena kami tidak perna dilibatkan dalam perjanjian tersebut. Oleh karena itu, kami menuntut pengembalian hak demokrasi bagi kami,
    3. Parlemen Rakyat Daerah (PRD), bersama seluruh Rakyat Bangsa Papua Barat Wilayah se-Pegunungan Tengah Papua (Lapago), mendesak Pemerintah Belanda dan ILWP untuk segera mengambil keputusan dalam Konferensi untuk menyelesaikan persoalan Papua Barat dalam waktu dekat melalui Referendum,
    4. Parlemen Rakyat Daerah (PRD), bersama seluruh Rakyat Bangsa Papua Barat, Wilayah se-Pegunungan Tengah Papua (Lapago), menuntut Pemerintah Belanda, Amerika Serikat, Indonesia dan PBB segera bertanggung jawab atas persoalan PEPERA 1969 yang penuh dengan cacat Hukum dan Moral serta melanggar prinsip – prinsip hukum Internasional dalam waktu dekat,
    5. Rakyat Papua Barat, melalui Parlemen sebagai badan Politik menuntut ILWP segera mendorong seluruh persoalan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua Barat menuju penyelesaian di Mahkama Internasional.
    Balim-Wamena 19 November 2014.
    Penanggung jawab
    Parlemen Rakyat Daerah,
    Wilayah Lapago

    HERMAN KOSSY
    Ketua Fraksi
    Pembacaan penyataan dukungan, Oleh Ketua PRD Balim
    Parlemen Bersama Rakyat mendukung penuh Konferensi ILWP Di Belanda, dan mengatakan yel-yel” Referendum Yes”

    KNPB Se-Pengunungan Membantah Pernyataan Kombes (Pol) Sulistyo Pudjo Dalam Pertemuan Dengan Media Aljazeera.

    KNPB Se-Pengunungan Membantah Pernyataan Kombes (Pol) Sulistyo Pudjo Dalam Pertemuan Dengan Media Aljazeera. 


    Wamena-KNPBNews, Polda Papua telah menerima tiga Jurnalis asing dari media Aljazeera, selasa (25/11/2014), cepos Edisi Rabu (26/11/2014,  kedatangan tiga jurnalis asing tersebut untuk melihat secara langsung kondisi Papua, namun kedatangan mereka di terima oleh penjaja sendiri, dalam pertemuan ini Kabidhumas Polda Papua, Kombes (Pol) Sulistyo Pudjo Hartono menjelaskan kepada tiga jurnalis asing bahwa “ Papua sangat maju dibandingkan ketika masih Zaman penjajahan Belanda, yang mana sekarang sudah ada dokter, doctor maupun professor yang di sadang orang Papua.” 
      

    Foto Pertemuan Antara Polda Papua dan Media Aljazeera 
     

    Komite nasional Papua Barat (KNPB) wilayah pengunungan (Lapago) membantah”  pernyataan Polda Papua melalui Kabidhumas  Kombes (Pol) Sulistyo Pudjo Hartono; sebaliknya dari pernyataan diatas karena zaman Belanda orang Papua di persiapkan secara luar biasa dalam waktu yang singkat, waktu itu sudah ada orang Papua yang menjadi dokter, suster, tentara angkatan laut, darat dan udara, sudah ada yang ahli reparasi radio, ahli geology, dan sebagainya.

    Pada saat Zaman Belanda, orang Papua tidak pernah dibunuh, ditembak oleh tentara Belanda, Belanda di perlakukan manusia Papua sebagai mahkluk ciptaan Tuhan yang mulia, dihargai, dihormati, bahkan dipersiapkan untuk menjadikan sebuah Negara merdeka dengan perangkat Negara lengkap yaitu nama Negara West Papua, lambang Negara Mambruk, Bendera Negara Bintang Fajar, Lagu Kebangsaan Hai Tanahku Papua.

    Namun Indonesia datang ke Papua untuk memusnakan semua yang dipersiapkan Belanda, yaitu melalui operasi militer, besar-besaran di Papua, “ Bubarkan Negara Boneka, buatan Belanda” selama pemerintah Indonesia berkuasa di Papua, orang Papua mengalami pembunuhan, penembakan, pemenjaraan, penculikan, pemerkosaan, bahkan pemusnahan etnis Melanesia.

    Polda Papua silahkan menutupi kebenaran dan fakta, apa yang terjadi diatas tanah Papua tetapi ingat bahwa dunia tahu apa yang anda lakukan di tanah Papua, bauh busuk menyembunyikan dengan cara apapun tetap akan tercium oleh orang lain,  dan ““Komunitas internasional  telah mengetahui apa yang anda kerjakan, bukan apa yang anda katakana.”

    Komite Nasional Papua Barat sebagai media nasional bangsa Papua, mendesak kepada pengacara internasional melalui ILWP  dan PBB segera mengadili Indonesia, America dan Belanda atas pencablokan Papua Barat ke Indonesia. Pencuri datang untuk mencuri, pencuri tidak akan pernah mengaku perbuatannya, kecuali ditangkap dan diadili.

    VICTOR YEIMO : Kena di Hati Tenbus di Jantung

    KATA-KATA BIJAK VICTOR YEIMO KETUA UMUM KNPB


    Ketua Umum KNPB Victor Yeimo (foto,Pribadi)
    "Tunduk tertindas atau bangkit dan melawan. Karena Mundur adalah PENGHIANAT bagi Rakyat Bangsa Papua.Hanya ada satu kata "MERDEKA" harga mati." "Kelly Kwalik Pahlawanku"

    "Jiwa Raga & Semangat Juang Kedua Pahlawan Sejati Selalu Ada Di mana Mereka Ada Berdiri. "

    "Tubuh boleh mati tp Roh Refolusi Takkan Pernah mati, Hormat Komd Kami akan terus Membakar Semangat Api Perjuangan Sampai Papua Freedom. Selamat istirahat Komandanku.."( Charles Sraun)

    "Indonesia tidak suka orang Papua berjuang terbuka, damai dan bermartabat. Indonesia hanya mau memelihara kekerasan diatas tanah Papua."

    "Yason Ngelia adikku, jejak perlawanan kita seperti itu. Kau menjajaki dan baru saja menancapkan taji intelektualitasmu di penjara. Bukti bahwa Mahasiswa tidak hanya berprestasi tapi bergerak. Tidak pasifis tapi aktivis untuk pembebasan! Semoga kau tetap menginspirasi Mahasiswa dari gaya hidup yang cenderung pada kesenangan sementara dan individualis: hedonisme, dandyisme, apatisme, dramaturgisme dan sejenisnya. Selamat berjuang kembali, kita pasti jumpa di jalan-jalan itu."

    "Kakamu di tempat itu"

    "Filep Karma, sedang kudengar sisimu yang memilukan tapi menyuguhkan. Akan kokoh keteguhan hati di tempat ini. Percaya kita pada harapan akan kemenangan. Sungguh megah!"

    "Menulis bukanlah menggambarkan dunia maya, tapi menggambarkan sebuah realita hidup yang sedang dijalani,"  

    "su terlalu baik, juga terlalu sabar menahan semua. Air mata itu. Darah dan tulang belulang yang bertebaran. Luka yang terpendam tak kuasa dipendam lagi. Kebencian terus memuncak. Kelakuan yang kau langgengkan atas nama hukum yang kau jadikan tuhan. Sudah cukup, tak ingin lagi kami dengar nyanyian "nina bobo" itu, lagipula kami terlanjur dewasa untuk menyadari bahwa hanya ada satu hal yang kami percaya: Pemberotakan!"

    Terus berkelana. Jejak masih rapuh. Jiwa masih terseok. berharap saat raga kokoh berdiri, dan nafas kuat menggema, seribu mutiara kan berkilau di jalan surga."
     
    "Penindasan ini harusnya kita lawan. Tapi kenapa ko malas tau kawan. Terlalu jauh bgitukah ideologi, nilai, kesadaran diri anda tenggelam dalam hegemoni penguasa (borjuis). Kawan, ingatlah, ini semua adalah ilusi yang diciptakan kaum borjuis penguasa agar kita kehilangan ideologi serta jatidiri sebagai manusia merdeka, diatas tanah ini. Kawan, trada cara lain, perang pergerakan adalah solusi, "the war of movement", disini...diatas tanah ini."
     
    "Kematian adalah bagian dari hidup dan perjuangan, tapi bakti tulusmu kan hidup dan abadi bagi bangsa ini. Selamat jalan kawanku, Tekege Parance (Jubir KNPB Nabire) dan Marthen Kalolik (Anggota KNPB Pusat). Kan kami kenang dan merindu slalu."

    "Untukmu kawan sejalur, dengarlah kawan, bahwa untuk alasan apapun, dan untuk kepentingan apapun, harga diri bangsa dan perjuangan ini tidak boleh tergadai. Biarkan perjuangan tetap berdiri murni walau itu menyakitkan."

    "Hamparan hijau dan kabut kelam menutupi jagat raya, menyapu lereng gersang, menyambut fajar pagi. Kamilah pemilik alam raya ini. Kami berhak menjadi manusia bertuan yang menghargai martabat dan harga diri bangsa ini. Tanah ini milik kami. Engkau, sadarlah"

    “Desiran angin lambaikan bendera negeri, indah bagai di taman surga, terasa sempurna, membuatku terpanah, terkesima dan mendetak sanubari walau jejak-jejak patriot mengitari rimba bersama untaian derita negeri.”

    ‘”kan abadi, terpatri dalam sanubari, dan terpesona menawan hati di alam seribu belulang yang bertebaran’”

    “Tanah ini, surga kita yang kian hilang, digilas pecandu kekayaan. Haruskah kita diam? Dengarlah dibalik gunung dan rimba, bintang harapan berkibar mewarwai tanah surga. Jangan biarkan smua ini pergi digilas penjajah”

    “Biarkan perjuangan tetap murni. Untuk alasan apapun, termasuk untuk alasan "perjuangan", tidak ada istilah kompromi, eksploitasi, apalagi jual beli perjuangan Papua Merdeka dalam agenda kolonial Indonesia, termasuk PILGUB. Engkau tergiur rupiah dan kedudukan, silahkan jalani saja, itu hak anda. Dan kami, biarkan kami tetap di jalur kami.

    “Kamu adalah bagian dari ruang hatiku yang tersembunyi. Sementara perjuangan ini adalah bagian hidupku yang memang harus dipertaruhkan.

    “Entah mau menderita dan miskin, entah dunia mau sebut kami tidak bisa, bodoh, kuno atau primitif, dan mau jadi apa kami suatu saat, itu terserah kami. Tinggalkan dan biarkan kami merdeka sendiri, sebab yang kami tahu Tuhan sudah tempatkan kami sebagai orang Papua, diatas tanah Papua untuk kami mendiami dan mengatur hidup kami sendiri.”

    “Memang perjuangan ini tidak mudah karena kita tidak hanya berjuang untuk Papua Merdeka, tetapi kita sedang berjuang agar dunia mengerti dan sadar tentang arti sesungguhnya dari kemanusiaan, kebenaran, keadilan dan perdamaian di bumi.

    “Booo ko bilang, Negara, Pemerintah dan Hukum WAJIB menghormati, menjunjung tinggi dan melindungi HAM (itu menurut UU RI No. 39/1999). Tapi realitanya terbalik, HAM dilanggar dan dipasung untuk WAJIB menghormati, menjunjung tinggi dan melindungi Negara, Hukum dan Pemerintah. Apa yang harus dibanggakan di NKRI? Utang luar negeri 2012 saja su melambung tinggi sampe Rp. 1.937 Triliun. Apakah NKRI mampu menjamin hak hidup rakyatnya dari utang?, apalagi mempertahankan NKRI? Ah adoo sayang-sayang...mari kita kita bicara baik-baik baru bubar.”

    "Sejarah kebenaran dan penindasan dalam negara kolonial Indonesia telah dan sedang melahirkan generasi perjuangan Papua Merdeka dari waktu-waktu. Dan engkau kolonial akan hancur berkeping-keping dalam kesadaran perlawanan bangsa Papua."

    "Mengitari rimba hijau, terjalin bersama hujan yang mengguyur, mendengar nada nada sendu yang terhampar."

    "Kawan, engkau tiada pernah kami lupa. Benarkah kita tak akan pernah jumpa di jalur ini. Masih terlalu sakit kami merasa kehilangan dirimu. Engkau seharusnya ada disaat-saat begini."

    "Jangan tanya siapa kami, karena apapun, kapanpun, dimanapun, dan bagaimanapun diri kami, hanya satu hal yang kami tau hingga akhir hidup ini, yaitu : "Lawan"."

     "Kala rembulan tak berkenan tebarkan cahaya Aku merasa terasing."

     "Tiada menjadi, menjadi pun tiada....ku hanya mencoba selama masih mungkin."

     "Natal, damai di bibir derita di hati."

    " Hari ini polisi Indonesia tindakan lebih beradab. Dorang tra pakai senjata, dorang tra dakwa makar. Dorang duduk saja di kursi-kursi lapangan Theys Sentani. Victor Yeimo ditahan tra sampai semalam. Dorang cukup cerdas. Mari kitorang bangsa Papua buktikan kitorang bisa lebih cerdas. Mulai sekarang siapkan cara-cara baru dalam peringatan 1 Desember 2013.(Filep Karma)."

    "Yang mengasyikan didunia ini bukanlah dimana kita berada, melainkan kemana kita menuju. Salam Papua Merdeka!"

    "Jika kebenaran dipersalakan dan diakui negara bahwa kesalahan itu yang benar dan dihormati sebagai UUD yang harus dihormati maka : rakyat papua akan melawan dengan cara dan gaya yang merupakan budaya orang papua."

    "Ahhhhhhhhhhhhhhhh kawan....ini tidak mungkin....knp harus secepat itu kawan. kita harus akhiri apa yg sudah pernah kita mulai. kawan....ini tdk kawan.........Mako telah berlalu, kini engkau lagi, jalur ini trasa hampa tanpa kalian....kenapa...kenapa....derita ini, air mata ini.... tdk mungiin kawan...hati ini sakit.....kwn. Victor Kogoya. "

    " Papua Merdeka jalan, kebenaran dan hidup."
     " BAPA kubersyukur buat KASIHMU yang besar,KAU tak memandang hinanya diriku,namun KAU mengasihiku apa adanya aku.Tak sanggup ku uraikan kata untukMU hanyalah TERIMAKASIH."
    " Sudah! Cukup......"enough is enough". Terlalu lama engkau bersorak ria diatas penderitaan kami. Stop munafik deng kopu hukum. Kami terbentuk bukan dengan hukummu. Trada ikatan hukum antara ko deng kami, jadi ko trapu dasar tuk larang kami diatas tanah surga. Jijik kami mlihat rupamu...Anjing RI Kaskado....!!."

    " Proses benar menuju kemerdekaan dapat diperkirakan dan diyakini tapi tindakan mnuju kesanalah yang mnentukannya. Ide perjuangan sebaiknya diartikulasikan dalam praktek perjuangan. Dalam perjuangan, lebih baik memiliki banyak pekerja dari pada pemikir."
     " Terasing kurasa. Setiap waktu. Berharap menghirup udara bebas. Sperti mereka. Desahan nafas pasrah tak kuasa dibendung. Walau galau mnemani, takkan kubiarkan mereka bersorak diatas penderitaan kami. Jika bukan hari ini, mungkin besok atau lusa."
    " Teman,akupun rasakan sengsara yang engkau jalani. Teguhkan hatimu dan Jangan mundur! Percayalah kan slalu ada cerah sehabis mendung." 
    " Tak terukur kuasamu Tuhan. Tak juga diriku, pun pengetahuan dunia. Engkau saja yang HARUS abadi dalam hidup ini."
     " Sandiwara ini harus berakhir."
    " Mengkonsumsi informasi adalah titik awal terpenting untuk sebuah perubahan, tapi tetap belum terjadi perubahan apapun di dalamnya. Sebab, informasi hanya bisa berguna jika Anda melakukan aksi-aksi yang sesuai dengannya. Jika terlalu banyak membaca ilmu, Anda jadi bantet alias cerdas otak. Karenanya, pengetahuan perlu diubah jadi pengalaman. Lakukan hal tersebut dengan memodifikasi pola pikir dan perilaku Anda di sana-sini. Perubahan sekecil apapun, ketika Anda praktekkan secara kontinyu, pasti akan memberi hasil yang nyata."
    " Biar Posko dibongkar, Biar Posko dibongkar pasti Papua Merdeka. Tribute untukmu prajurit rimba, bukit Eduda, Paniai. Kau torehkan sejarah perlawanan hari ini. Engkau yg gugur, dan darah yang bersimbah kan trus dikenang dan terpatri disanubari kami."
     " Setelah sekian lama hilang di belantara, kini kau kembali. Ku harap ini bukan mimpi. Engkau tepati janjimu "i will return". Ku harap engkau ada disamping kami. Engkau revolusioner sejati. Pravda Fight On-"
     " Sambut hari kemerdekaan bangsa Papua Barat 1 Desember , seluruh pengguna facebook wajib ganti photo profil dengan gambar bendera bintang kejora."
    " lebih baik bertindak bila berpikir itu menyakitkan. "
     " Kedaulatan ada di tangan rakyat. Biarkan mereka bangkit dan menentukan masa depannya sendiri."
    " Papua Merdeka hanya dapat diraih dalam tahapan kerja yang progresif. Papua Merdeka tidak dapat diwujudkan dalam angan-angan dengan agenda-agenda populis yang sekedar menampilkan simbol politik Papua Merdeka. "
    " Kepadamu kawan di jalanan, hari ini kukatakan kepadamu, engkau sedang torehkan sejarah negeri."
    " Ku dengar isak tangis itu. Melepas satu-satu yang tersisah, pejuang Papua Barat. Demi cita hari esok, ku ingin engkau tetap erat memegang besi itu, walau asa dan tangis tak sanggup mnahan pilu."
     " Lantas, apakah kita harus duduk diam dalam kepasrahan bisu, bersama dawaian lagu penghibur lara yang berjudul "DAMAI" itu? Sedangkan di depan mata kita, para penindas itu terus berjuang dengan pengorbanan untuk membunuh dan menguasai kita? Ini perkara terbalik"
    " Titik (.) adalah tanda berhenti. Dan Titik (.) adalah awal dari sesuatu yang baru."
    "Kami ada & tetap jln di jalur kami, tanpa sedikitpun mundur. Kami tahu, kami banyak kalah, banyak mati, banyak masuk penjara, banyak terasing, tapi itu bukan alasan utk kami menyerah & takluk tunduk dibawah kaki NKRI. Kami trus bangkit stiap kami jatuh. Kami trus berganti stiap kehilangan serdadu martir yg lain. Tternyata itulah alasan kami trus percaya pd jalur kami sambil perkuat alat-alat perjuangan kam."
    " ►►Kolonial, Kapitalis dan Militer adalah 3 wujud penindasan dan penghisapan di Papua Barat yg hrs dilawan dg kesadaran ideologis massa rakyat yg terorganisir dlm kepemimpinan yg revolusioner◄◄"
    " Tak kuasa rasanya menahan air mata mendengar ungkapan pilu dalam kepasrahan batinmu. Menghabiskan umurmu dlm ketabahan mnunggu hari pembebasan Papua di sudut pulau karang tempat kau bergerilya. Dalam senja umurmu, engkau masih terlihat seorang patriot pemberani yg gagah, dan membakar naluri kami tadi, entahlan tak tahu kapan akhir kisah nan piluh ini."
    Penulis adalah Wenas Kobogau Anggota Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Bandung.
    Sumber dari Facebook Ketua Umum KNPB  Victor Yeimo. 

    WILAYAH MEEPAGO: RINGKASAN PERISTIWA PERAYAAN HUT KNPB KE-6

    Perayaan HUT KNPB ke-6 Dikacaukan Oleh Pihak Kepolisian Gabungan TNI/POLRI”
    Masa Aksi KNPB di Papua
    Yogyakarta. Timipotu News. Hari ini adalah hari ulang tahun berdirinya Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang ke enam. KNPB didirikan pada tahun 2008 dengan maksud untuk mengakomodir semua aspirasi rakyat Papua dan melalui organisasi KNPB akan menyuarakan termasuk hak politik Papua Merdeka yang selama ini diperjuangkan oleh Orang Papua.
    Dalam sebuah pernyataan kepada media lokal, Sekretaris Jenderal KNPB, Ones Suhuniap mengatakan, ulang tahun akan diadakan di seluruh Papua Barat, Sorong ke Merauke dalam bentuk aksi demonstran.
    Perayaan HUT KNPB dalam bentuk demonstran ini semuanya tidak berjalan mulus, ada beberapa wilayah yang dapat dibuburkan oleh pihak keamanan Indonesia.
    Sesuai dengan berita di beberapa media lokal mengatakan, Khusus Kota Timika HUT berjalan lancar karena mereka hanya melakukan mimbar bebas dan selanjutnya dibawah dalam renungan ibadah di depan kantor KNPB yang terletak di tengah kota Timika-Papua.
    Namun, ada beberapa wilayah kembali terjadi kekerasan militer yang menyebabkan penangkapan terhadap masyarakat Papua yang ikut merayakan HUT KNPB tersebut.
    Peristiwa di Kabupaten Dogiyai
    Sesuai dengan data yang dihimpun dari berbagai sumber, HUT KNPB yang dirayakan di Kabupaten Dogiyai dapat berakhir dengan penangkapan serta pertumpahan darah manusia. Hal ini terjadi saat masyarakat Dogiyai merayakan HUT dan pihak keamanan gabungan TNI/POLRI datang mengacaukan. Melihat reaksi pihak keamanan yang tidak ber-etika itu, masyarakat tidak bisa menahan emosi. Akhirnya terjadi perlawanan adu mulut.
    Pada akhirnya, pihak polisi mencari solusi primitif dengan tindakan kekerasan yang menembak salah satu anggota KNPB marga Pigai. Sementara itu, sembilan orang lainya masih berada dalam tahanan polisi.
    Sesuai dengan update informasi, mereka yang ditahan itu adalah enam orang perempuan dan empat orang laki-laki. Untuk sementara belum ada nama indentitas lengkap yang dapat dilaporkan. Namun, empat orang laki-laki adalah, Yupinus Dogomo, Eneas Anouw, marga Edowai, marga Pigai yang saat ini menjabat sebagai ketua KNPB Kamu Utara. Sementara yang enam orang perempuan belum ada identitas jelas.
    Melihat situasi seperti itu, masyarakat Dogiyai sedang mengalami kepanikan. Sesuai dengan berita melalui via telepon, masyarakat mengatakan; sampai saat ini pihak polisi bersama TNI/POLRI sedang mengejar masyarakat yang terlibat dalam HUT KNPB yang digelar tadi pagi. Kami sangat merasa ketakutan melihat polisi yang lewat di depan rumah, apabila mereka mengeluarkan peluruh tembakan. Kami sangat takut mendengar bunyi tembakan. Demikian laporan masyarakat dari Dogiyai.
    Peristiwa Kabupaten Nabire
    Semua masyarakat Papua melalui KNPB ikut merayakan HUTnya dengan begitu meriah. Hal ini ditandai dengan kehadiran masyarakat Papua yang berjumlah ratusan Jiwa. Namun demikian, sementara HUT dirayakan dengan baik, pihak kepolisian gabungan TNI/POLRI yang lengkap dengan alat-alat perang itu datang mengacaukan situasi dengan tindakan kekerasan yang berujung pada penangkapan masa.
    Polisi tidak hanya membubarkan masa demonstran dalam rangka merayakan HUT KNPB yang ke-6 secara paksa, namun polisi juga melakukan penangkapan terhadap para aktifis KNPB dan parlemen yang berkedudukan wilayah Nabire.
    Sesuai dengan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, 13 anggota KNPB ditangkap oleh polisi. Berikut ini adalah nama-nama yang dapat ditangkap:
    1. Sadrak Kudiai, Ketua KNPB Nabire
    2. Alex Pigai, Sekertaris KNPB Nabire
    3. Yafet Keiyai, PRDN
    4. Agus Tebai, Kepala Komisariat Diplomasi
    5. Mekii Kadepa, Anggota KNPB Nabire
    6. Kristina Yeimo, Anggota KNPB Nabire
    7. Hans Edowai, Anggota KNPB Nabire
    8. Stevanus Edowai, Anggota KNPB Nabire
    9. Elia Tebai, Anggota KNPB Nabire
    10. Natan Pigai, Anggota KNPB Nabire
    11. Niko Mote, Anggota KNPB Nabire
    12. Albian Kadepa, Anggota KNPB Nabire
    13. Deserius Goo, Aktivis
    Selama ini Pemerintah Indonesia mengstigmasisasi sebagai gerakan separatis terhadap KNPB. Stigma tersebut, sebenarnya tidak rasional. KNPB lahir bukan karena adanya separatis tapi karena sejarah bangsa Papua yang selama ini dibungkam oleh pemerintahan kolonial Indonesia. Untuk mengatakan sejarah yang sebenarnya bahwa Papua sudah merdeka pada tahun 1 Desember 1961, maka Organisasi-organisasi Gerakan perjuangan termasuk KNPB ini hadir di tengah-tengah masyarakat dan pemerintah Indonesia. Oleh sebab itu, anggota KNPB bukan separatis atau teroris yang mudah ditangkap oleh pemerintah kolonial. (Bidaipouga Mote)
    Reporter Of Timipotu News
    Int. Bidaipouga Mote

    MENUJU HUT KE-6 KNPB, 19 NOVEMBER 2014

    MENUJU HUT KE-6 KNPB, 19 NOVEMBER 2014

    Bendera dan Logo KNPB***
    Gerakan dan hanya gerakan yang mampu membuat perubahan. Mendambakan Papua Merdeka tidak sebatas permainan kata-kata dan pikiran. Perjuangan Papua Merdeka tidak boleh berada di ruang tunggu. Ia tidak boleh tersembunyi di ruang sunyi dan hampa. Ia harus terus berjalan maju walau setiap langkah harus dibayar dengan pengorbanan.

    Jiwa-jiwa pemberontakan tidak boleh dipasung oleh kolonialisme. Jangan sekali-kali membiarkan Kesenangan sesaat dalam kolonialisme menggerogoti jiwa anda yang terlahir sebagai pemberontak sejati. Jangan biarkan pesimisme dan ketakukan membunuh api pemperontakan dalam diri bangsa Papua. Laksana batu karang yang teguh, KNPB tetaplah teguh dan kokoh.

    6 tahun lalu, tepatnya 19 November 2008, disaat kolonialisme berbangga atas “penghancuran” gerakan Papua Merdeka, KNPB menorehkan tahap baru gerakan perlawanan yang revolusioner. KNPB menyadari bahwa hanya metode mediasi yang mampu membuat rakyat menentukan masa depan politiknya sendiri. KNPB tidak menginginkan rakyat dan pejuang West Papua hanya duduk meratapi kondisi objektif, tetapi rakyat harus bangkit dan menjadi subjek perjuangan.

    Sudah banyak patriot revolusioner KNPB yang mempertaruhkan nyawa atas perlawanan damai dan bermartabat yang dilakukan selama 6 tahun. Tetapi setiap kisah-kisah tragis membuat KNPB semakin sadar arti dari sebuah kedewasan perjuangan revolusi West Papua, bahwa perjuangan harus terus berjalan sampai cita-cita pembebasan nasional West Papua tercapai.

    Tanggal 19 November 2014, bertepatan dengan HUT ke-VI KNPB, akan berlangsung pertemuan International Parliamentarians for West Papua (IPWP) di Netherland, Belanda. Pertemuan ini akan membahas hal-hal strategis dalam penyelesaian West Papua (Parlement Nasional West Papua dan Free West Papua Campaign akan menyampaikan secara terbuka).

    Pengurus KNPB Pusat menyeruhkan kepada Pengurus KNPB Wilayah, maupun di Konsulat agar segera mempersiapkan diri menyambut perayaan HUT KNPB ke-6 dan agenda pertemuan IPWP di Belanda. Berbagai kegiatan harus dilakukan, yakni:
    1. Evaluasi menyeluruh di tingkat KNPB Pusat, maupun Wilayah sebelum hari H.
    2. Kegiatan disambut dengan Aksi dan ibadah

    Demikian arahan ini dibuat secara terbuka dan dilanjutkan sesuai situasi basis perlawanan masing-masing.
    “Kita Harus Mengakhiri”

    Port Numbay, 27 Oktober 2014

    Victor F. Yeimo                                         Ones Suhuniap
    Ketua Umum                                              Sekretaris
     
     photo TPamonaanigif_zpsabf50008.gif