Welcome to La Pago ★ Heart of Papua ★ Voice of the Free Papua Central Highlands Region of Papua ★ Perjuangan Melawan Antara Tipu dan Benar, Benar Melawan Tipu".
Headlines News :
 photo SYUKUR1_zpsb8b9b75c.gif
 photo vanuatu_zpsed2b2tvn.jpg
★LA PGO ★HEART OF PAPUA ★Voice of the Free Papua Central Highlands Region of Papua★. Diberdayakan oleh Blogger.
    ★★★Ingin Bergabung Bersama Kami Kontak Di★★★ =======>>>melanesiapost@gmail.com<<<=======

    ★★★Komando Nasional TPN PB★★★

    ★★★Markas Pusat Pertahanan TRWP★★★

    Tampilkan postingan dengan label KNPB Wilayah La Pago. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label KNPB Wilayah La Pago. Tampilkan semua postingan

    kami dari Anak anak sekolah DKI Yahukimo 100% Mendukung (KNPB) Untuk Perjuangan Tanah Kami West Papua

     photo vanuatu_zpsed2b2tvn.jpg
    100% kita orang papua perlu bebas. Indonesia membunuh begitu banyak dari kita selama 53 tahun. Sekarang 500.000 orang Papua sudah dibunuh. oleh karena itu,kami dari Anak anak sekolah DKI Yahukimo 100% Mendukung (KNPB) Untuk Perjuangan Tanah Kami





    Situs ini adalah situs online aktivis suara papua merdeka yang dikembangkan oleh Biro Media dan Propaganda Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Malang-Surabaya. Anda diperkenankan untuk BERBAGI (menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun) dan ADAPTASI (menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial). Informasi dalam situs ini masih harus dikonfirmasi kepada pengelola situs di melanesiapost@gmail.com (Activis Independence of Papua/Pengembang Situs)
     photo aktifmenulis_zps397205a9.jpg

    Rakyat Papua Barat, Wilayah Lapago (Lani Jaya) Memperingati HUT Kemerdekaan West Papua 1 Desember 2014

    Rakyat Papua Barat, Wilayah Lapago (Lani Jaya) Memperingati HUT Kemerdekaan West Papua 1 Desember 2014

    Lani Jaya KNPBNews-Bangsa yang besar adalah, bangsa yang menghargai sejarahnya, dan mendidik generasi ke generasi dalam sepanjang sejarah manusia, bangsa Papua adalah sebuah bangsa yang harus di hargai seperti bangsa-bangsa lain di dunia. 1 Desember adalah hari bersejarah, manifesto kemerdekaan West Papua 1961-2014.

    Dalam rangka memperingati HUT  kemerdekaan West Papua yang ke 53, 1 Desember 2014, di seluruh tanah air West Papua,  rakyat Papua Barat telah melakukan beberapa kegiatan, yaitu membuka forum diskusi, membuka pangung terbuka, dan tertutup di seluruh territory West Papua.
    Lebih khusus di wilayah Pengunungan tengah (LAPAGO) memperingati HUT kemerdekaan West Papua, 1 Desember 2014,  di Pusatkan di Kabupaten Lani Jaya, Distrik Pirime-West Papua, dalam perayaan HUT ini, dihadiri oleh seluruh komponen rakyat Papua Barat, dari berbagai Kabupaten yang ada di Pengunungan tengah Papua Barat.

    Dalam acara HUT kemerdekaan West Papua, yang ke 53,  1 Desember 2014 rakyat Papua Barat di wilayah Lapago, telah melakukan kegiatan dengan aman, rakyat Papua Barat memeriakan dengan tari-tarian, kibarkan Bendera Bintang Fajar, hias-hias muka, badan, lagu-lagu tradisional Papua, kasih bunyi lagu-lagu Papua.
    Perayaan HUT 1 Desember 2014

    Dukungan Pertemuan IlWP Di Belanda TGL, 19-21 November 2014, Serta Peringati HUT KNPB Se-pengunungan Tengah Yang Ke VI Di Wilayah Lapago West Papua

    Dukungan Pertemuan IlWP Di Belanda TGL, 19-21 November 2014, Serta Peringati HUT KNPB Se-pengunungan Tengah Yang Ke VI Di Wilayah Lapago West Papua

    Wamena-KNPBNews, Pada hari ini tanggal 19 november 2014, dimana hari bangkitnya Komite Nasional Papua (KNP) menjadi Komite Nasional Papua Barat (KNPB), saat ini knpb berumur 6 tahun, yang merupakan umurnya masih belia, namun kerja-kerjanya sangat professional dalam memediasi rakyat West Papua untuk menuju penentuan nasip sendiri ( Self determination) melalui jalur Referendum yang akan terjadi di atas tanah air West Papua.Selama 5 tahun terahkir ini, komite nasional Papua barat, tidak luput dari penembakan, penangkapan, penyisiran, pemenjaraan, pengejaran, penahanan, penculikan bahkan dapat DPO dan DPT, di seluruh wilayah West Papua, namun yang masih hidup tetap memediasi rakyat West Papua  tanpa kekerasan, oleh karena itu komite nasional Papua Barat se-wilayah Lapago  patut mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, karena atas kasih dan kebaikannya sampai saat ini kami masih bernafas, untuk membawah keluar umat Tuhan di atas Tanah Papua, dari cengkraman militer Indonesia.

    Dengan penuh ucapan syukur kepada Tuhan Yesus, 19 November 2014, merupakan  hari lahirnya komite nasional papua barat, pada hari yang sama pula sedang berlangsung pertemuan internasional lawyer for West Papua (ILWP)  di Belanda maka knpb sebagai media rakyat telah memediasi rakyat wilayah Lapago untuk memberikan dukungan pertemuan internasional di Belanda sekaligus memperingatai HUT KNPB yang ke VI.

     Pada peringatan HUT KNPB yang ke VI,  hari ini rabu tanggal 19 November 2014, di wilayah pengunungan (Lapago) di pusatkan di Wamena.  Dalam acara ibadah syukuran serta dukungan pertemuan internasional lawyer for West Papua di Belanda, telah berlangsung aman dan terkendali, dalam peringatan HUT KNPB ini, di hadiri beberapa komite wilayah se-pengunungan tengah, anggota-anggota Parlemen Daerah serta seluruh rakyat Papua Barat yang ada di wilayah Lapago, sekaligus memberikan dukungan penuh pertemuan Internasional di Belanda.
    Tulang saat menyampaikan sambutan, HUT KNPB Yang ke VI di Wamena
    Ketua KNPB Balim bersama Rakyat foto bersama, Dalam rangka HUT KNPB yang ke Vi

    KNPB Wilayah LA PAGO : Pernyataan Dukungan Pertemuan ILWP Di Belanda

    Pernyataan Dukungan Pertemuan ILWP Di Belanda

    PERNYATAAN SIKAP:
    PARLEMEN, BESERTA SELURUH RAKYAT PAPUA BARAT
     WILAYAH SE-PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA BARAT.

    1. 1.    Parlemen Rakyat Daerah (PRD), bersama  seluruh Rakyat Bangsa Papua Barat Wilayah se-Pegunungan Tengah Papua (Lapago), mendukung penuh ILWP yang akan menggelar kegiatan Konferensi pada tanggal 19-21 November 2014 di Belanda,
    1. Berdasarkan sejarah dimana Pemerintah Belanda perna mendirikan Negara Papua Barat dengan perangkat – perangkatnya seperti: nama negara West Papua, lambang negara Burung Mambruk, bendera negara Bintang Fajar, lagu kebangsaan Hai Tanahku Papua, mata uang Gulden, badan politik Nieuw Guinea Raad, pagar Negara PVK (TPN-PB). Berkaitan dengan hal ini, maka Rakyat Papua sejak tahun 1961 sampai sekarang  menjadi korban, baik harta kekayaan alam Papua bahkan nyawa kami. Maka pemerintah Belanda segera bertanggung jawab atas persoalan ini dalam waktu dekat sebagai wujud kewajiban berdasarkan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),
    2. Parlemen, bersama seluruh Rakyat Bangsa Papua Barat menyatakan bahwa New York Agreement 15 Agustus 1962, Roma Agreement                30 September 1962, adalah Ilegal karena kami tidak perna dilibatkan dalam perjanjian tersebut. Oleh karena itu, kami menuntut pengembalian hak demokrasi bagi kami,
    3. Parlemen Rakyat Daerah (PRD), bersama seluruh Rakyat Bangsa Papua Barat Wilayah se-Pegunungan Tengah Papua (Lapago), mendesak Pemerintah Belanda dan ILWP untuk segera mengambil keputusan dalam Konferensi untuk menyelesaikan persoalan Papua Barat dalam waktu dekat melalui Referendum,
    4. Parlemen Rakyat Daerah (PRD), bersama seluruh Rakyat Bangsa Papua Barat, Wilayah se-Pegunungan Tengah Papua (Lapago), menuntut Pemerintah Belanda, Amerika Serikat, Indonesia dan PBB segera bertanggung jawab atas persoalan PEPERA 1969 yang penuh dengan cacat Hukum dan Moral serta melanggar prinsip – prinsip hukum Internasional dalam waktu dekat,
    5. Rakyat Papua Barat, melalui Parlemen sebagai badan Politik menuntut ILWP segera mendorong seluruh persoalan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua Barat menuju penyelesaian di Mahkama Internasional.
    Balim-Wamena 19 November 2014.
    Penanggung jawab
    Parlemen Rakyat Daerah,
    Wilayah Lapago

    HERMAN KOSSY
    Ketua Fraksi
    Pembacaan penyataan dukungan, Oleh Ketua PRD Balim
    Parlemen Bersama Rakyat mendukung penuh Konferensi ILWP Di Belanda, dan mengatakan yel-yel” Referendum Yes”

    KNPB Se-Pengunungan Membantah Pernyataan Kombes (Pol) Sulistyo Pudjo Dalam Pertemuan Dengan Media Aljazeera.

    KNPB Se-Pengunungan Membantah Pernyataan Kombes (Pol) Sulistyo Pudjo Dalam Pertemuan Dengan Media Aljazeera. 


    Wamena-KNPBNews, Polda Papua telah menerima tiga Jurnalis asing dari media Aljazeera, selasa (25/11/2014), cepos Edisi Rabu (26/11/2014,  kedatangan tiga jurnalis asing tersebut untuk melihat secara langsung kondisi Papua, namun kedatangan mereka di terima oleh penjaja sendiri, dalam pertemuan ini Kabidhumas Polda Papua, Kombes (Pol) Sulistyo Pudjo Hartono menjelaskan kepada tiga jurnalis asing bahwa “ Papua sangat maju dibandingkan ketika masih Zaman penjajahan Belanda, yang mana sekarang sudah ada dokter, doctor maupun professor yang di sadang orang Papua.” 
      

    Foto Pertemuan Antara Polda Papua dan Media Aljazeera 
     

    Komite nasional Papua Barat (KNPB) wilayah pengunungan (Lapago) membantah”  pernyataan Polda Papua melalui Kabidhumas  Kombes (Pol) Sulistyo Pudjo Hartono; sebaliknya dari pernyataan diatas karena zaman Belanda orang Papua di persiapkan secara luar biasa dalam waktu yang singkat, waktu itu sudah ada orang Papua yang menjadi dokter, suster, tentara angkatan laut, darat dan udara, sudah ada yang ahli reparasi radio, ahli geology, dan sebagainya.

    Pada saat Zaman Belanda, orang Papua tidak pernah dibunuh, ditembak oleh tentara Belanda, Belanda di perlakukan manusia Papua sebagai mahkluk ciptaan Tuhan yang mulia, dihargai, dihormati, bahkan dipersiapkan untuk menjadikan sebuah Negara merdeka dengan perangkat Negara lengkap yaitu nama Negara West Papua, lambang Negara Mambruk, Bendera Negara Bintang Fajar, Lagu Kebangsaan Hai Tanahku Papua.

    Namun Indonesia datang ke Papua untuk memusnakan semua yang dipersiapkan Belanda, yaitu melalui operasi militer, besar-besaran di Papua, “ Bubarkan Negara Boneka, buatan Belanda” selama pemerintah Indonesia berkuasa di Papua, orang Papua mengalami pembunuhan, penembakan, pemenjaraan, penculikan, pemerkosaan, bahkan pemusnahan etnis Melanesia.

    Polda Papua silahkan menutupi kebenaran dan fakta, apa yang terjadi diatas tanah Papua tetapi ingat bahwa dunia tahu apa yang anda lakukan di tanah Papua, bauh busuk menyembunyikan dengan cara apapun tetap akan tercium oleh orang lain,  dan ““Komunitas internasional  telah mengetahui apa yang anda kerjakan, bukan apa yang anda katakana.”

    Komite Nasional Papua Barat sebagai media nasional bangsa Papua, mendesak kepada pengacara internasional melalui ILWP  dan PBB segera mengadili Indonesia, America dan Belanda atas pencablokan Papua Barat ke Indonesia. Pencuri datang untuk mencuri, pencuri tidak akan pernah mengaku perbuatannya, kecuali ditangkap dan diadili.
     
     photo TPamonaanigif_zpsabf50008.gif