Welcome to La Pago ★ Heart of Papua ★ Voice of the Free Papua Central Highlands Region of Papua ★ Perjuangan Melawan Antara Tipu dan Benar, Benar Melawan Tipu".
Headlines News :
 photo SYUKUR1_zpsb8b9b75c.gif
 photo vanuatu_zpsed2b2tvn.jpg
★LA PGO ★HEART OF PAPUA ★Voice of the Free Papua Central Highlands Region of Papua★. Diberdayakan oleh Blogger.
    ★★★Ingin Bergabung Bersama Kami Kontak Di★★★ =======>>>melanesiapost@gmail.com<<<=======

    ★★★Komando Nasional TPN PB★★★

    ★★★Markas Pusat Pertahanan TRWP★★★

    Tampilkan postingan dengan label AMP News. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label AMP News. Tampilkan semua postingan

    Seru ! Demo Papua Merdeka Merambah Jakarta ! Bintang Kejora Di Ibukota !

     photo aktifmenulis_zps397205a9.jpg

    AMP In Action - Free West Papua Report

    Science’s Shine” 2014

    Semua hasil karya yang dimuat di situs ini baik berupa teks, gambar dan suara serta segala bentuk grafis (selain yang berkode IST) menjadi hak cipta SPM Group Online [image: photo NewPicture6_zps0b6fc338.png] Pengumuman pemenang finalis lomba Koteka Weblog Competition : “Exploring Your Science’s Shine” 2014 diambil 3 (tiga) besar, Dalam ajang kompetisi ini dimenangkan oleh: *JUARA I* 1. Nama : Merdi Walela (Erik Walela). 2. Tempat tanggal lahir : Danam,10 Agustus 1995. 3. Asal : (Asal daerah dari, distrik Ilugwa ... lainnya »

    AMP : Rapatkan Barisan Untuk Melawan Kolonial NKRI, Demo Peringati Hari Nasional Papua Barat Yang Ke-53 Tahun di Pusat Jantung Ibu Kota Jakarta, 01/12/204.

    Semua hasil karya yang dimuat di situs ini baik berupa teks, gambar dan suara serta segala bentuk grafis (selain yang berkode IST) menjadi hak cipta SPM Group Online AMP : Progresif, Militan, Patriotik, Sekali Maju Tetap Maju, Sekali Merdeka Tetap Merdeka, (Filipi 2:2) *HUT West Papua * *01 Desember 1961-2014 di Bundaran HI Jakarta Pusat Oleh AMP Se-Jawa dan Bali* *Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Demo Peringati Hari Nasional Papua Barat Yang Ke-53 Tahun di Pusat Jantung Ibu Kota Jakarta, 01/12/204.* *AMPNews - *Masa Aksi dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Se-Jawa dan Bali saat m... lainnya »

    Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Demo Peringati Hari Nasional Papua Barat Yang Ke-53 Tahun di Pusat Ibu Kota Jakarta

    Semua hasil karya yang dimuat di situs ini baik berupa teks, gambar dan suara serta segala bentuk grafis (selain yang berkode IST) menjadi hak cipta SPM Group Online *HUT West Papua * *01 Desember 1961-2014 di Bundaran HI Jakarta Pusat Oleh AMP Se-Jawa dan Bali* *Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Demo Peringati Hari Nasional Papua Barat Yang Ke-53 Tahun di Pusat Ibu Kota Jakarta* *AMPNews - *Masa Aksi dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Se-Jawa dan Bali saat menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Ulang Tahun Papua Barat (01 Desember 1961-2014) di Bundaran HI, Jakarta, Senin (1/12/... lainnya »

    Aksi Damai AMP Memperingati 53 Tahun HUT West Papua di Bundaran HI, Jakarta Pusat, 2014

    Semua hasil karya yang dimuat di situs ini baik berupa teks, gambar dan suara serta segala bentuk grafis (selain yang berkode IST) menjadi hak cipta SPM Group Online *53 Tahun HUT West Papua * *01 Desember 1961-2014 di Bundaran HI Jakarta Pusat Oleh AMP Se-Jawa dan Bali* *Mahasiswa Papua Demo Peringati Hari Nasional Papua Barat* *AMPNews - *Masa Aksi dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Se-Jawa dan Bali saat menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Ulang Tahun Papua Barat (01 Desember 1961-2014) di Bundaran HI, Jakarta, Senin (1/12/2014). Dalam aksi kali ini kami menolak pengirim... lainnya »

    HUT West Papua Ke-53, 01 Desember 1961-2014 di Bundaran HI Jakarta Pusat Oleh AMP Se-Jawa dan Bali

    Semua hasil karya yang dimuat di situs ini baik berupa teks, gambar dan suara serta segala bentuk grafis (selain yang berkode IST) menjadi hak cipta SPM Group Online *HUT West Papua Ke-53, 01 Desember 1961-2014 di Bundaran HI Jakarta Pusat Oleh AMP Se-Jawa dan Bali* *Mahasiswa Papua Demo Peringati Hari Nasional Papua Barat* *AMPNews - *Masa Aksi dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Se-Jawa dan Bali saat menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Ulang Tahun Papua Barat (01 Desember 1961-2014) di Bundaran HI, Jakarta, Senin (1/12/2014). Dalam aksi kali ini kami menolak pengiriman m... lainnya »

    Report: Aliansi Mahasiswa Papua Se-Jawa Dan Bali

    27 Juli 2014 | Yogyakarta, MAJALAH SELANGKAH -- Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) hari ini, Minggu (27/07/2014) merayakan Hari Ulang Tahun yang ke XVI setelah berdiri pada tahun 1998 di Jakarta. Pada ulang tahun kali ini AMP di seluruh Indonesia menggelar kegiatan di masing-masing kota studi. ....       

    27 November 2014 | Jayapura, MAJALAH SELANGKAH -- Betempat di halaman Kantor Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPA) Provinsi Papua, sebanyak lima belas (15) wadah komunitas, LSM, dan Perguruan Tinggi telah membentuk satu koalisi yang bernama Koalisi 16 Hari Kampanye Anti ....
    17 Agustus 2014 | Yogyakarta, MAJALAH SELANGKAH -- Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) komite kota Yogyakarta dengan tegas mengutuk kelompok yang mengklaim diri Akademisi Mahasiswa-mahasiswi Pecinta Papua di Yogyakarta. Hal itu dikatakan menyusul adanya seruan bertentangan yang pernah dikeluarkan ....
    15 Agustus 2014 | Yogyakarta, MAJALAH SELANGKAH -- Ratusan aparat keamanan bersenjata lengkap dari Polresta Yogyakarta dibantu Polda DIY, Brimob serta unsur TNI ikut mengamankan aksi Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) komite kota Yogyakarta, Solo dan Semarang dalam rangka peringati dan memprotes ....
    15 Agustus 2014 | Yogyakarta, MAJALAH SELANGKAH -- Ratusan aparat keamanan bersenjata lengkap dari Polresta Yogyakarta dibantu Polda DIY, Brimob serta unsur TNI ikut mengamankan aksi Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) komite kota Yogyakarta, Solo dan Semarang dalam rangka peringati dan memprotes ....
    08 Agustus 2014 | Yogyakarta, MAJALAH SELANGKAH -- Kepala bidang hubungan masyarakat (Kabid Humas) Polda DIY,  AKBP Anny Pujiastuti menyesalkan penghadangan ormas paksi Katon yang sempat diwarnai kericuhan saat massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan long march dalam ....
    06 Agustus 2014 | Yogyakarta, MAJALAH SELANGKAH -- Seperti diberitakan media ini sebelumnya (KLIK), aksi damai Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) komite kota Yogyakarta, Semarang dan Solo sempat terjadi kericuhan beberapa saat akibat aparat keamanan dan FKPM menghadang massa aksi saat melakukan ....
    06 Agustus 2014 | Yogyakarta, MAJALAH SELANGKAH -- Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Yogyakarta, Semarang dan Solo menggelar aksi damai di titik Nol Kilo Meter di Yogyakarta, Rabu (6/8/2014) dalam rangka menolak dan memprotes hasil PEPERA 1969 ....
    06 Agustus 2014 | Press Release ALIANSI MAHASISWA PAPUA (AMP)Perebutan wilayah Papua antara Belanda dan Indonesia pada dekade 1960an membawa kedua negara ini dalam perundingan yang kemudian dikenal dengan "New York Agreement/Perjanjian New York". Perjanjian ini terdiri dari 29 Pasal yang ....
    03 Agustus 2014 | Yogyakarta, MAJALAH SELANGKAH -- Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) mengklarifikasi seruan gelap berjudul SERUAN DAN PENYESALAN yang beredar beberapa waktu yang lalu di Yogyakarta.Dalam siaran pers yang diterima majalahselangkah.com AMP menilai selebaran yang berisi seruan ....

    28 Juli 2014 | Bogor, MAJALAH SELANGKAH -- Pemuda dan Mahasiswa Papua di Jawa Barat (Bogor, Bandung dan Jakarta) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 AMP, Minggu (27/07/14) di kontrakan Ipmanapandodei di Bogor, Jawa Barat.Ketua

    27 Juli 2014 | Yogyakarta, MAJALAH SELANGKAH -- Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) hari ini, Minggu (27/07/2014) merayakan Hari Ulang Tahun yang ke XVI setelah berdiri pada tahun 1998 di Jakarta. Pada ulang tahun kali ini AMP di seluruh Indonesia menggelar kegiatan di masing-masing kota studi. ....       

    1 Desember 2014 AMP Akan Turun Jalan di Jakarta

    1 Desember 2014 AMP Akan Turun Jalan di Jakarta

    Seruan aksi....!!!
    Dalam rangka memperingati 53 Tahun Deklarasi Papua Batat 1 Desember 1961. Kami mengajak seluruh mahasiswa/i Papua Batat yang berada di Jawa dan Bali untuk dapat hadir dalam aksi demo damai pada:
    Hari/tgl : senin 1 Desember 2014

    Pukul : 07.00 s.d selesai
    Rute Aksi : Bundaran HI - Istana Negara
    Titik kumpul : Pasar Minggu, PGC Cililitan, Kampus UKI, Bundaran HI.
    Demikian Seruan aksi ini kami buat, atas partisipasi kawan-kawan kami ucapkan jabat Erat.
    Salam pemberontakan.
     Jakarta-- Mahasiswa dan Mahasiswi Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) siap akan melakukan demonstrasi damai jalannya 53 tahun Deklarasi Negara Papua Barat 1 Desember 1961. 
    Thema yang akan di bawakan yaitu “Berikan Kebebasan dan Hak Menentukan Nasip Sendiri Sebagai Solusi Demokratis Bagi Rakyat Papua Barat” Jefry Wenda Ketua Umum AMP mengatakan aksi nasional siap akan dilaksanakannya. 
    Bersama panitia dan pengurus telah mempersiapkan kesiapan dan persiapan atribut dan perangkat aksi 1 Desember nanti. (ungkapnya). 
    Lanjut dia, aksi tahun ini akan dipusatkan ibukota kolonial Jakarta. Konsolidasi masa pun telah cukup kami lakukan, karena pimpinan komite kota serta anggotanya mulai dari tanah air Papua hingga Jawa dan bali akan partisipasi dalam hari besar ini. (Katanya). 
    Ketua Panitia Sem Nawipa mengatakan kini memastikan 500 hingga 1000 masa aksi akan hadir. Kantanya, sebagai mahasiswa kita tidak boleh diam untuk memperjuangkan hak hidup, dan hak politik kita yang telah di rampas oleh Jakarta, kurang lebih 53 tahun yang lalu. 
    Jefry Wenda mengatakan Deklarasi Negara Papua Barat sejak 1 Desember 1961, nyatanya tidak diakui oleh Indonesia dengan beberapa klaim yang tidak berdasar sama sekali. 
    Wujud dari tindakan Indonesia yang mengakui pembentukan Negara Papua Barat dilakukan dengan Invasi militer yang dilakukan sejak dikeluarkannya Trikora (tiga komando rakyat), 19 Desember di Alun-Alun Utara Yogyakarta melalui mobilisasi kekuatan militer dilakukan untuk menggagalkan negara baru yang berumur 18 hari tersebut. 
    Dalam rentetan ini berbagai operasi militer dilancarkan untuk menganekasasi Papua Barat kedalam pangkuan Jakarta-Indonesia. Lanjut Jefry : walau Indonesia berhasil menggagalkan berdirinya negara Papua dan memaksakan rakyat Papua untuk bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), perjuangan untuk mewujudkan terbentuknya sebuah Negara Papua tidak pernah surut dan tidak mampu meredam keinginan rakyat Papua untuk mendirikan sebuah Negara yang berdaulat sama seperti negara – negara lain di dunia. 
    Lanjut, Jakarta mengklaim persoalan di Papua persoalan kesejateraan sosial dan ekonomi, namun kami punya hutan, kami punya gunung, kami punya laut serta segala isinya, namun kami tidak membanggakan ke semua ini. 
    Kami memperjuangkan “Ideologi sebagai sebuah bangsa” cakupannya yaitu memperjuangkan harga diri kami sebagai sebuah bangsa, memperjuangkan hidup kami, memperjuangkan jati diri kami sebagai bangsa malanesia, terlebih adalah persoalan ideologi yang telah di rampas oleh Batavia – Jakarta. (Ungkapnya). 
    Oleh   : Marinus Gobai
    Editor : Wandikbonak

    Selamat Jalan Pejuang Sejati Papua Merdeka di Barisan Militan AMP



    Doc AMP
    Tuan Ottopariaus Kudiai

    BERITA DUKA KEPADA SELURUH PEJUANG PAPUA MERDEKA!!!
    =======================
    Kematiannya para aktifis Pejuang Papua Merdeka atas nama: OTO PARIANUS KUDIAI, tadi, 24 seprmber 2014, RSUD Kab. Nabire. Jam; 04.00 pagi subu wpb.


    Selamat jalan kawanku seperjuangan kami tidak lupahkan, jiwa semangatmu and sikap militanmu dalam perjuangan. Kawanku perjuangan sisa yang engkau tingalkan kami akan lanjutkan sampai titik darah pengabisan, merebut kemenangan kita yang sejati.

    Tuhan...! kenapa ciptakan kami manusia Papua, diatas tanah ini? Jangan!...jangan and jangan tidak boleh hal itu terjadi.


    Kawanku kata-katamu saya tidak akan lupahkan pada saat selesai ibada DUKA NASIONAL kepergianya toko pejuang Papua Merdeka alm; Dr. Jhon Otto Ondowame. Duduk kursi revolusi sambil minum kopy di halaman, sekertariat AMP pusat. Minggu lalu saat jumpah kita mabes AMP Pusat Hutan Rimba Raya New Gunea. Kawan kepergianmu tidak terasa kenapa! Kawan bisa pergi cepat-cepat, kawam pekerjaan kita belum selesai ini. Kawan Hatiku terasa pedih.


    Selamat jalan!...and selamat jalan kawanku.

    Kami seluruh crew AMP dari internasional, nasional, wilayah, konsulat, komite kota, sektor dan sel-sel sampai pusat menyampaikan turut berdukacita, and kami akan doakan. Supaya arwahmu menerima sisi kanan ALLAH.


    Kawan tidak tinggal diam...sisa perjuangan yang engkau tinggalkan ini kami akan selesaikan dan merebut samapai titik darah penghabisan nanti.

    Doc Militan AMP


    Saat Bersama di Jalan kami sampaikan maksud Isi Hati Rakyat di Publik.... kawan selamat jalan Jantungku... pissssssssss (foto, Doc AMP in Action) 

    Telah Terjadi Pelanggaran HAM Kepada Massa AMP Yang Dilakukan Oleh FKPM dan Polisi Indonesia

    Yogyakarta: Telah Terjadi Pelanggaran HAM Kepada Massa AMP Yang Dilakukan Oleh FKPM dan Polisi Indonesia


    Foto: Pembacaan pernyataan sikap AMP di titik nol kilometer/Dok. AMP
    "Demo Damai, Satu Negosiator Aksi dan Tiga Massa AMP Luka – Luka Dilakukan oleh FKPM dan Polisi Indonesia."

    Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan aksi demontrasi damai mendukung pernyataan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) mengenai “peringatan, stop! Pemekaran “ dan menolak hasil Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA), 02 Agustus 1969, penutupan hari Pepera, sabtu (02/08/2014) waktu siang.

    Demo Damai dimulai Pukul 09:00 Waktu Yogyakarta (WY), Long March dari Rumah Adat, Asrama Papua menuju titik nol kilometer Yogyakarta. Kamis, 6 Agustus 2014.

    Pada Pukul 09:30 WY, AMP dihadang oleh Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) di depan Taman Makam Pahlawan Kolonial Indonesia, tepatnya di pertigaan lampu merah, butuh sekitar belasan menit untuk tiba dari Rumah Adat.

    Sebelumnya, Negosiator aksi demo melakukan negosiasi kepada kepolisian. Dan kepolisian bernegosiasi kepada FKPM. Hasilnya, FKPM tidak bisa membubarkan barisan yang sedang memblokade jalan.

    “Sebagaimana sesuai aturan main negara yang berlandaskan Hukum dan berdemokrasi, AMP telah memberikan surat izin dan Polisi pun membalas, meresponi baik. Jadi, kami minta! Apakah ada dasar hukum dari FKPM? Tunjukkan ke kami,” kata Negosiator aksi demo, Roy Karoba dan disusul Aldy Uaga.

    Pihak kepolisian menanggapi dan menyuruh AMP untuk tidak melanjutkan aksi Long Marchmenuju titik nol kilometer. Namun, menyuruh AMP agar gelar aksi damai di tempat pem-blokade-an oleh FKPM dan Polisi sendiri.

    “Kami telah melakukan negosiasi dengan Pimpinan FKPM dan mereka tidak bisa bubarkan diri,” kata Pihak Kepolisian.

    Lanjut Polisi, mereka juga sedang melakukan sebuah kegiatan dan bertepatan dengan Mahasiswa Papua.

    Tim negosiator dari AMP memberikan waktu lima menit untuk pihak kepolisian segera bubarkan penghadangan FKPM. FKPM pun menolak dan tetap memblokade.

    Pukul 10:00 WY, AMP menabrak pemblokadean FKPM dan Polisi.

    Sesaat setelah menabrak pemblokadean, FKPM melepaskan beberapa pukulan, memicu perkelahian. Sekitar 30 menit lamanya perkelahian antar gabungan FKPM dan Polisi dengan massa AMP.

    Gabungan FKPM dan Polisi berhasil memukul, menusuk, menembak, dan hampir menabrak massa AMP dengan menggunakan Motor Sabara. AMP pun melakukan perlindungan demi menuju titik nol kilometer.

    Terlihat tiga truk Polisi, dua mobil Polisi jenis kijang dan belasan Motor Sabara Polisi berlalu-lalang mengiringi perjalanan AMP. Polisi di Motor Sabara membawa; Karet Mati, Pistol peluru karet, dan Tembakan Gas Air Mata. Sedangkan, FKPM membawa; Batu, Besi dan piso.

    Kendaraan yang digunakan Polisi awalnya diparkir di depan Rumah Adat hingga sepanjang jalan menuju titik nol.

    Tiga massa aksi dan satu negosiator aksi AMP mengalamai luka – luka yang dilakukan oleh FKPM dan Polisi.

    Nama-nama Korban
    1  1. Agustina Batangga, Perempuan (21 Tahun), mahasiswa papua.

    FKPM memukulnya dengan besi berukuran: Diameter, sekitar 10 cm. Dan panjang, sekitar 1,5 m. Di bahu kiri dan korban mengalami luka bengkak, memerah.

        2. Roy Karoba, Laki-laki (24 Tahun), negosiator aksi.

    FKPM membacok dengan piso di Leher. Luka tusukan mendekati urat nadi.

        3. Yanto Tebai, Laki-laki (19 Tahun), mahasiswa papua.

    Polisi menginjak tangannya ketika hendak jatuh dengan laras. Luka injak di Jari tengah bagian kiri.

        4. Tenus Waker, Laki-laki (22 Tahun), mahasiswa papua.

    Polisi hendak melepaskan dua tembakan dari pistol dengan menggunakan peluru karet. Tembakan ke-2  mengarah ke Tenus dan mengikis di Testa, Kepala.

    Penghadangan FKPM yang didukung Polisi pun berhasil ditabrak massa AMP. AMP melanjutkan aksi Long March menuju titik nol setelah melakukan perlindungan atas bentrok yang dipicu oleh FKPM. Sekitar satu jam, AMP berjalan dan tiba di titik nol.

    Pukul 11:30 WY, AMP tiba di titik nol kilometer dan melakukan Orasi-orasi Politik yang diangkat berdasarkan fakta. Orasi-orasi tersebut, tidak terlepas dari Sejarah Bangsa Papua Barat, Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), pembunuhan terhadap TPN-PB, Tokoh Papua Merdeka, dan Aktivis Papua Merdeka. Perampasan Hak Orang Papua, Pemerkosaan, Pemecahan, Pembungkaman demokrasi, dan lainnya.

    Tentunya, AMP menolak hasil PEPERA 1969, bertepatan dengan hari terakhir, 02 Agustus 2014. AMP juga menolak Militer Organik dan non-Organik Indonesia di Tanah papua, Menutup Perusahaan Asing di Tanah Papua, dan AMP juga mendukung pernyataan TPN-PB di web-nya Komnas TPN-PB.

    Tuntutan AMP adalah Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua Barat di Tanah Papua Sebagai Solusi Demokratis Melalui Mekanisme Referendum. Karena, sebenarnya momen PEPERA itu adalah REFERENDUM bagi rakyat Papua Barat. Namun karena, Amerika Serikat dengan kepentingan Ekonomi-Politik dan Indonesia dengan kepentingan perluasan wilayah jajahannya.

    Pukul 13:30 WY, AMP selesai aksi demo damai. Pukul 14:00 WY, Massa yang tergabung di AMP tiba di Rumah Adat.



     Foto - Foto Korban, Sesuai Susunan Dalam Nama-nama Korban Di Atas.
    Foto: Agustina Batangga (P/21), Korban Pelanggaran HAM.
    Baju putih, posisi di tengah
    Foto: Roy Karoba (L/24), Negosiator Aksi, Korban Pelanggaran HAM

    Foto: Yanto Tebai (L/19), Korban Pelanggaran HAM


    Foto: Tenus Waker (L/22), Korban Pelanggaran HAM


    *) Oleh Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Yogyakarta, 6 Agustus 2014. 


    S E R U A N : Untuk Anak Papua

    Untuk Anak Papua

    Sejak pemberitahuan tentang akan digelarnya Conference West Papua – The Road to Freedom (Konfrensi Papua Barat – Jalan Menuju Kemerdekaan) merupakan momentum bersejarah bagi rakyat Papua Barat dalam tahapan skalasi gerakan perjuangan yang semakin meningkat sejak 48 Tahun bangsa Papua Barat berjuang merebut kembali hak kedaulatan polit...ik 01 Desember 1961.

    Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, bahwa; Solidaritas Internasional yang sangat kuat terhadap perjungan kemerdekaan bagi bangsa Papua Barat bukanlah hayalan politik semata untuk kemerdekaan bagi bangsa Papua Barat tetapi telah dibuktikan secara kongkrit dengan kerja-kerja nyata dilapangan oleh pejuang militan anak-anak bangsa tanpa mengenal rasa haus, lelah dan lapar.

    Perjuangan panjang yang sangat melelahkan yang secara terus menerus dipelopori pejuang-pejuang anak bangsa yang selalu gelisah mendengar kabar buruk tentang kesewenang-wenangan Imprialis dan antek-anteknya penguasa kolonial Indonesia dan Militernya di Tanah Air kita, maka akan segera berakhir tanpa syarat.

    Tanpa mengurangi kesadaran kita, Konfrensi yang akan digelar merupakan Konfrensi Tingkat Tinggi – International Lawyear for West Papua (IPWP) dibawa pimpinan Ms. Melinda Jangki yang akan segera berlangsung pada, Tanggal 02 Agustus 2011, pertemuan ini akan berlangsung selama 2 jam, mulai dari jam 2 siang hingga jam 5 sore bertempat di East School of the Examination Schools, 75-81 High Street, Oxford, OX1 4BG. Kerajaan Inggris Raya (UK).

    Konferensi ini akan dipimpin langsung oleh Adrew Smith, Ketua Internasional Parlemen untuk Papua Barat (IPWP) dan Charles Foster, pendiri ILWP. Konferensi ini dengan menghadirkan beberapa pembicara-pembicara antara lain:

    - Powes Parkop (Gubernur Port Moresby, PNG)
    - Benny Wenda (Pemimpin kemerdekaan Papua Barat di London)
    - Frances Raday (Anggota ahli PBB untuk isu Eliminasi dan Diskriminasi terhadap Perempuan)
    - John Saltford (Peneliti Pelaksanaan PEPERA 1969 di Papua Barat
    - Clement Ronawery (Saksi Pepera 1969 di Papua Barat)
    - Ralph Regenvanu ( Menteri Keadilan Vanuatu)

    Selain itu, Dr. Benny Giay dan Dumma Socrates Sofyan Yoman akan melakukan pembicaraan video langsung dalam konferensi. Dalam konferensi ini akan banyak mendiskusikan jalur-jalur penting menuju penyelesaian masalah Papua Barat. Di laporkan dari Belanda, Free West Papua NL terus mempersiapkan tari-tarian dan musik mambesak untuk memeriahkan konferensi ini.

    Terkait dengan konfrensi ini, maka Komite Nasional Papua Barat – Konsulat Indonesia (KNPB-KI) di Jakarta. Menyeruhkan: Kepada seluruh gerakan-gerakan organisasi perjuangan Mahasiswa, Pemuda dan Pelajar di seluruh Kota, Jawa – Bali, untuk melakukan persiapan konsolidasi Besar – Besaran secara meyeluruh untuk tujuan mobilisasi.

    Dengan kesadaran politik dan keyakinan teguh yang kami miliki, berdasarkan kebenaran sejarah politik perjuangan bangsa Papua Barat yang kami junjung tinggi, Maka apabila usul di tolak tanpa ditimbang, suara dibungkam, kritik dilarang tanpa alasan, dituduh supersif dan mengganggu keamanan. Maka hanya ada satu kata: Lawan!

    Demikian seruan ini kami buat,

    Cp: +6281280005032/+6282135914358

    Catatan.

    01. 02 Agustus 2011 Wajib bagi kita semua untuk hentikan aktifitas, kecuali orang sakit.
    02. Copy dan sebarkan di seluruh wilayah Jawa - Bali,
    03. Kewajiban bagi seluruh orang PB yang ada di tanah perantauan tanpa terkecuali (Tua, muda, anak-anak, bayi sampai tete bengek) untuk terlibat dalam aksi ini.
    04. Kewajiban moril berupa kontribusi berupa biaya logistik aksi, bagi siapa saja yang terdorong hatinya mohon dukungannya, berapapun nilainya akan kami terima dengan penuh ucapan terima kasih.

    Salam Juang. Free West Papua


    Source :
    http://www.facebook.com/neppy.way paste in Nova Guine Group | Room Chat
     
     photo TPamonaanigif_zpsabf50008.gif