Welcome to La Pago ★ Heart of Papua ★ Voice of the Free Papua Central Highlands Region of Papua ★ Perjuangan Melawan Antara Tipu dan Benar, Benar Melawan Tipu".
Headlines News :
 photo SYUKUR1_zpsb8b9b75c.gif
 photo vanuatu_zpsed2b2tvn.jpg
★LA PGO ★HEART OF PAPUA ★Voice of the Free Papua Central Highlands Region of Papua★. Diberdayakan oleh Blogger.
    ★★★Ingin Bergabung Bersama Kami Kontak Di★★★ =======>>>melanesiapost@gmail.com<<<=======

    ★★★Komando Nasional TPN PB★★★

    ★★★Markas Pusat Pertahanan TRWP★★★

    Tampilkan postingan dengan label Vooice Of Baliem Papua. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Vooice Of Baliem Papua. Tampilkan semua postingan

    Masyarakat Adat Balim La-pago Papua Protes Dituduh Makar

    Masyarakat Adat Balim La-pago Papua Protes Dituduh Makar

    Chandra Harimurti 
     

    Proses penahanan dan pemeriksaan dilakukan secara berlebihan yaitu dengan tekanan dan teror.

     

    JAKARTA, Jaringnews.com - Masyarakat adat Balim La-pago di Papua melakukan protes atas tuduhan makar yang dilayangkan kepada Ketua Dewan Adat Lani Besar, Areki Winimbo. Areki ditangkap Polresta Jayawijaya bersama 2 petani, 1 aktivis dan 2 wartawan asing.

    Dewan Adat Balim La-pago, Lemok Mabel menjelaskan mereka yang ditangkap bersama Areki adalah petani Deni Dow, pertani Jornus Wenda, aktivis pendidikan Ahky Logo, wartawan Thomas Charles dan wartawan Valentine Baurrat. Mereka ditangkap, Rabu (6/8) lalu pukul 14.00 WIT. Sebelum menangkap, Polres Jayawijaya melakukan penggeledahan dan penyitaan barang bukti.

    "Mereka ditangkap dan ditahan tanpa melalui suatu prosedur yang benar, proses penangkapan, penggeledahan, penyitaan dan penahanan oleh anggota kepolisian di Wamena, Kabupaten Jayawijaya penuh rekayasa dan tidak sesuai dengan mekanisme dan prosedur hukum," kata Lemok dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/8).

    Lemok menjelaskan proses penahanan dan pemeriksaan dilakukan secara berlebihan yaitu dengan tekanan dan teror. Mereka ditahan di tempat terpisah. Dua wartawan asing ditahan 6 Agustus malam, sementara 3 warga sipil ditahan keesokan harinya di Polres Jayawijaya. Namun mereka dipulangkan.

    Sementara Ketua Dewan Adat Lani Besar, Areki Winimbo ditahan dan ditetapkan sebagai tengsangka. Kepolisian Jayawijaya menuduh Areki melakukan perbuatan kar bersama anggota kelompok bersenjata di sana.

    "Tuduhan makar yang dituduhkan kepada kepala suku Lani Besar sangat tidak wajar dan tidak terbukti. Pemeriksaan terhadap Areki dilakukan di bawah tekanan kepolisian hinga dia menandatangani berita acara pemeriksaan dan surat penahanan," lanjut Lemok.

    Lemok bercerita, pasca penahanan itu tokoh masyarakat dan kepala suku di 3 kawasan besar, yaitu Suku Yali, Suku Hubula, dan Suku Lani beraudiensi dengan Polres Jayawijaya, 12 Agustus kemarin. Namun gagal.

    "Pihak Kepolisian Jayawijaya memilih bermusuhan dengan rakyat dari 3 suku besar itu," papar Lamok.

    Perlakukan Kepolisian Jayawijaya ini bukan pertama kalinya dilakukan kepada Masyarakat Adat Balim La-pago. Sebelumnya di tahun 2008 dilakukan penembakan kepada anggota masyarakat adat Balim, Opinus Tabuni, lalu Ismail Lokobal di 2010. Di 2012 juga dilakukan pembakaran terhadap kantor Masyarakat Adat Balim La-pago oleh kepolisian.

    Maka itu Masyarakat Adat Balim La-pago menyatakan sikap tidak percaya dengan kinerja kepolisian Jayawijaya. Dia meminta Polres Jayawijaya membebaskan Areki, 3 sipil dan 2 warga asing. Mereka juga meminta polisi berhenti melakukan pemanggilan terhadap warga adat.

    "Tuduhan terhadap Areki Wanimbo dengan tuduhan makar dan memilik hubungan dengan dua warga asing tidak benar dan tidak mendasar demi hukum. Itu harus dibatalkan demi hukum," jelas Lemok.
    (Chm / Hal)

    Anak-Anak Koteka Badai Pegunungan Papua“Mengamuk“

    Putra-Putra Koteka Badai Pegunungan Papua“Mengamuk“

    Penyerang Fransiskus Mumpo berjubaku dengan pemain Persebo
    Penyerang Fransiskus Mumpo berjubaku dengan pemain Persebo
    Wamena,-Persiwa menang telak 6 gol tanpa balas atas tamunya Persebo Bondowoso dalam lanjutan dalam lanjutan 16 besar besar Divisi Utama Liga Indonesia, Rabu 10 September 2014 di Stadion Pendidikan Wamena, dengan kemenangan ini tim berjuluk “Badai Dari Pegunungan Tengah” itu baru mengumpulkan 4 poin dari dua laga kandang dan satu laga tandang.
    Saat kick off babak pertama Persiwa langsung tampil menyerang untuk mengejar poin penuh demi membuka peluang lolos ke putaran 8 besar Divisi Utama Liga Indonesia. Menit ke 10 Persiwa mapu menjebol gawang Persebo yang dikawal, Aditya Wibowo melalui pemain tuan rumah Sengbah Kennedy usai kerja sama satu duanya dengan Fransiskus Mumpo memanfaatkan kelengaan pemain bertahan Persebo Bondowoso skor berubah 1-0 untuk keunggulan Persiwa.Pieter Rumaropen cs terus menggempur tim tamu namun hingga wasit Askari menutup babak pertama skor tetap 1-0 untuk tuan rumah.
    Usai turun minum Persiwa kembali lagi mengambil inisiatif menyerang dan pada menit 53 You Rudy berhasil menambah skor buat Persiwa 2-0 berkat umpan Sengbah Kennedy. Persiwa kembali lagi menambah keunggulan 3-0 melaui aksi sang kapten Pieter Rumaropen di menit 59 dengan memanfaatkan bola liar di kotak finalti Persebo.Tidak puas dengan keunggulan 3-0, pemain Persiwa terus melancarkan serangan ke jantung pertahanan Persebo bondowoso dan lagi-lagi Sengbah Kennedy yang kedua kalinya membobol gawang Persebo menit 71 dan menambah keunggulan menjadi 4-0.
    Tidak mau banyak kebobolan pelatih Persebo Bambang Simatri menarik keluar penjaga gawang Aditya Wibowo di gantikan Rae Sanjaya. Menit 86 umpan lambung Fransiskus Mumpo kembali tidak di sia-siakan You Rudy tendangan di sisi kanan gawang Persebo memperlebar keunggulan menjadi 5-0
    Pesiwa yang bermain sangat baik akhirnya menutup kemengan telak atas tamunya Persebo dengan gol penutup di penghujung babak ke dua tepatnya di menit 88 oleh Fransiskus Mumpo dengan melewati dua pemain bertahan tendangan kerasnya tidak mapu ditepis kiper Rae Sanjaya.
    Usai pertandingan Pelatih Persiwa Mahmuddiana sangat puas dengan hasil yang didapatkan.
    “Sangat memuaskan dari segi permainan dari segi hasil sangat luar biasa, kami memang jaga betul untuk kita ada konsentrasi karena peluang kita hanya ada di sini ya ini, saya juga mengucapkan terima kasih kepada pemain karena bermain sesuai dengan yang kita harapkan dan hasilnya seuai dengan kerja keras pemain,” tuturnya.’
    Mahmuddiana menambahkan peluang Persiwa untuk lolos ke putaran 8 besar Divisi Utama Liga Indonesia masih terbuka lebar. “Peluang kita masih ada yang penting para pemain berkonsentrasi dan mempunyai keinginan untuk memenangkan pertandingan, dimanapun kita tidak aka nada masalah,” jelasnya
    Sementara menurut pelatih Persebo Bondowoso, Bambang Simatri kekalahan karena faktor cuaca sehingga mempengaruhi permainan timnya.
    “Cuaca sangat dingin dan kami juga baru pertama kali bermain di sini, sehingga penyesuaian cuaca sangat berpengaruh pada permainan, namun di segi permainan kita tidak seberapa kalah karena faktor cuaca tetapi nanti kita akan balas mereka di kandang,”tegasnya. (Taburay/worldpapuanews.com)

    Maklumat Jokowi-JK: Sejarah Baru Sedang Kita Buat!

    Maklumat Jokowi-JK: Sejarah Baru Sedang Kita Buat!

    • Sabtu, 5 Juli 2014 | 17:32 WIB
    Calon Presiden nomor urut dua Joko Widodo orasi dalam Konser Dua Jari untuk Kemenangan Jokowi-JK di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/7/2014). | KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO-RODERICK ADRIAN MOZES

    JAKARTA, KOMPAS.com
     — Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dan calon wakil presiden Jusuf Kalla mengeluarkan maklumat pada hari terakhir kampanye Pemilu Presiden 2014, Sabtu (6/7/2014). Maklumat itu disampaikan Jokowi dalam konser "Salam Dua Jari" di Gelora Bung Karno, Jakarta. Kampanye akbar tersebut dihadiri ratusan artis pendukung Jokowi-JK.
    Jokowi mengatakan, tidak ada yang lebih membanggakan dalam hidupnya selain bisa berdiri di hadapan puluhan ribu pendukungnya. Jokowi menilai, mereka selalu bekerja keras, mengorbankan waktu dan tenaga, menyumbangkan pikiran serta gagasan untuk mewujudkan jalan kebaikan untuk Indonesia.
    "Saudara-saudara adalah pembuat sejarah, dan sejarah baru sedang kita buat!" kata Jokowi disambut riuh teriakan para pendukungnya.
    Jokowi juga mengapresiasi para pendukungnya yang selalu menjaga nilai-nilai keagamaan serta melestarikan adat Nusantara.
    Jokowi menegaskan dirinya dan Jusuf Kalla maju di pemilu presiden 2014 bukan karena nafsu kekuasaan. Jokowi juga menegaskan pihaknya tidak menghalalkan segala cara untuk berkuasa.
    Jokowi juga mengajak generasi muda untuk mengawal proses demokrasi di Indonesia. Jokowi yang merasa sebagai kakak mengingatkan bahwa generasi muda yang menentukan arah Indonesia.
    Selengkapnya isi maklumat Jokowi-Jk baca: Ini Isi Maklumat Jokowi-JK.

    Penari Koteketa Papua LOLOS ke babak SEMIFINAL LIVE Indonesia Got Talent

    KOTEKA (KO TERTAWA KA TRADA),....goooo
     
     
     
     
    Selamat malam semuanya opa, oma, om, tante, adik, kakak, sodara semuanya yang ada di papua, makassar dan jawa.. kami KOTEKA berterima kasih buat semua dukungannya baik moral, doa maupun materi. Karena berkat dukungan kalian kami LOLOS ke babak SEMIFINAL LIVE Indonesia Got Talent.. tidak lupa kaka kami @Djhendrix dan @Odexmahdi yang selalu mensuport kami. Dukung terus kami dengan Voting dan Doa, salam hormat kami KOTEKA

    Berdukacita Sedalam-Dalamnya atas Meninggalnya Kepala Suku Alpius Negro Kogoya

    Berdukacita Sedalam-Dalamnya atas Meninggalnya Kepala Suku Alpius Negro Kogoya

    Dengan menundukkan kepala dan mengangkat hati ke hadirat Tuhan Pencipta kita sekalian, dengan ini segenap Crew and Editorial Board Papua Merdeka News, bersama para Perwira Tentara Revolusi West Papua (TRWP) menyampaikan

    BERDUKACITA SEDALAM-DALAMNYA

    atas wafatnya

    Bapak Kepala Suku Perang Suku Lani, Alpius Negro Kogoya

    yang menghadap ke hadirat Sang Pencipta pada
    Tanggal 21 April 2014
    di Timika, West Papua.
    Semoga apa yang telah ditanam selama sang Kepala Perang hidup menjadi bibit unggul dan berbuah-lebat di seluruh Tanah Papua, untuk membawa kebebasan dan kemerdekaan bagi bangsa Papua.
    Tuhan, Engkau yang memberi tokoh Masyarakat Papua, dan Engkau Mengambilnya kembali. Berikanlah kami orang-tua orang tua pengganti yang akan membantu membimbing kami menuju cita-cita perjuangan bangsa Papua.

    Gen. TRWP Mathias Wenda bersama seluruh perwira TRWP di pulau New Guinea
    Lt. Gen. TRWP Amunggut Tabi bersama seluruh staff Sekretariat-Jenderal TRWP
    Kepala Suku Perang Elly Togodly bersama seluruh Team Kerja DeMMAK (Dewan Musyawarah Masyarakat Adat Koteka)

    Editor in Chief HPNewsCollective Editorial Board

    FESTIVAL LEMBAH BALIEM PAPUA

    FESTIVAL LEMBAH BALIEM PAPUA

    Keindahan Lembah Baliem terkenal sampai manca negara, tidak diragukan lagi. Lembah Baliem terletak di Distrik Wosilimo di Kabupaten Jayawijaya, Papua, dikerumuni wisatawan domestik dan mancanegara.
    Mereka ingin melihat atraksi budaya suku-suku di Papua pada Festival Budaya Lembah Baliem 2012.

    Di dalam acara ini turis mancanegara lebih dominan dibanding turis lokal. Hal itu karena Festival Budaya Lembah Baliem telah dimasukkan dalam agenda oleh agen perjalanan di berbagai negara, termasuk Benua Eropa. Beberapa turis berasal dari Spanyol, Australia, Rusia, hingga Prancis dan Jerman.

    Kadang kita saja jarang berminat ke sana ya..

    Inilah festival luar biasa dan telah menjadi daya tarik pengunjung di Papua. Festival Lembah Baliem awalnya merupakan acara perang antarsuku Dani, Lani, dan Suku Yali sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan.
    Sebuah festival yang menjadi ajang adu kekuatan antarsuku dan telah berlangsung turun temurun namun tentunya aman untuk Bees nikmati.
    Festival Lembah Baliem berlangsung selama tiga hari.

    Di saat akhir peperangan akan diselenggarakan perayaan makan bersama di dekat arena perang, juga tentunya dapat menikmati pertunjukan musik dan tari tradisional dimana Bees dapat ikut bergabung.

    Peserta suku yang terlibat lebih dari seribu orang dengan mengenakan tanda-tanda kebesaran suku mereka.
    ----
    Another great dream destination of Papua

    http://www.indonesia.travel/id/destination/427/festival-lembah-baliem

    Baliem Post: BENDERA BINTANG KEJORA BUKAN BENDERA BARU DI PBB

    BENDERA BINTANG KEJORA BUKAN BENDERA BARU DI PBB


    Bangsa Papua Barat adalah bangsa yang sudah merdeka pada tahun 1961 dengan lagu kebangsaan “hai Tanahku” sambil mengibarkan Bendera Bintang Kejora sebagai lambang Negara Papua Barat.
    Bendera Bintang Kejora sudah tidak asing lagi di seluruh dunia baik di nasional (Indonesia) maupun di tingkat internasional (PBB). Bendera Bintang Kejora sering dikibarkan di kantor pusat PBB di Amerika pada saat membahas masalah pelanggaran HAM. Hampir setiap tahun Bendera Bintang Kejora dikibarkan di kantor pusat PBB.
    Pada tahun 2011 lalu, Bendera Bintang Kejora dikibarkan di kantor PBB untuk membahas masalah pelanggaran HAM di Papua. Dalam pembahasan itu, banyak Negara ikut memprihatikan bagi kehidupan orang Papua di atas tanah Papua. Keprihatinan itu terjadi ketika PBB mengemukakan banyak pelanggaran HAM yang terjadi di Negara Indonesia seperti di tanah Papua.
    Pihak PBB dan perwakilan  setiap Negara yang hadir pada saat itu  sudah mengetahui dan mengenal baik situasi Papua yang sebenarnya, siapa pelaku utama pelanggaran HAM ?? dan bagimana sejarah Papua yang sebenarnya ?
    Setelah membahas pelanggaran HAM di Papua itu, salah satu anggota yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, hari demi hari orang Papua mati akibat ketidakadilan Negara Indonesia, Negara Indonesia bersama kekuatan militer memperkosa alam Papua dan manusia Papua.
    Selain itu dia juga mengatakan, pihak PBB dan Indonesia segera mengungkapkan pengakuan tehadap bangsa Papua karena bangsa Papua sudah jelas artinya mereka berjuang berdasarkan sejarah PEPERA 1969.
    PEPERA ini telah menipu bangsa Papua Barat hanya karena mencari kepentingan antara beberapa Negara saja. Di atas penipuan itu juga, Negara Indonesia(militer) melakukan pelanggaran HAM  terhadap orang Papua sudah mencapai ribuan jiwa. Negara Indonesia sampai saat ini belum mampu mengungkapkan siapa pelaku yang sebenarnya? Mungkin saja Negara sengaja mengkelabui pelaku kerana pelanggaran HAM adalah suatu sistem atau program ter-rencana dari Negara untuk menjajah bangsa Papua. Katanya.
    Pada belakangan ini, dunia mempertanyakan atas komentar dari Negara Indonesia terhadap pemerintahan Australia saat Bendera Bintang Kejora berkibar di depan tokoh kosmotik, Lush di Mal Garden City, Perth, Australia. kompasiana.com. tabloidjubi.com. TRIBUNNEWS.COM
    Kementerian Pertahanan (Kemhan) Indonesia mempertanyakan komitmen Pemerintah Australia untuk membantu Indonesia dalam menyelesaikan masalah kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM). "Harusnya komitmen itu tetap dijaga," kata Eris saat dihubungi ROL, Rabu (23/8).
    Donatus B. Mote sebagai mahasiswa peduli HAM mengatakan, walaupun pemerintah Indonesia sudah berkomitmen dengan pemerintahan Australia, tentu saja komitmen itu bisa berubah ketika melihat realitas kehidupan manusia di dunia yang sangat merugikan itu. Seperti apa yang sudah dan sedang dialami oleh manusia Papua di atas tanah Papua. Negara Indonesia telah merugikan wagra Negara (orang Papua) dan kandungan alam.
    Dengan melihat pelanggaran HAM yang berat di Papua itu, negara-negara luar mulai berkompanye untuk mendukung Papua Merdeka. seperti, Negara Australia mulai kibarkan Bendera Bintang Kejora di salah satu tokoh kosmetik pada kamis, 23 Agustus 2012
    Megan Taylor, manager kampanye Lush, mengatakan kepada Radio Australia, perjuangan kemerdekaan Papua sejalan dengan falsafah etis perusahaan tersebut, yang sebelumnya pernah berkampanye mendukung hak binatang dan pernikahan gay.
    "Dari semua kampanye yang telah kami melakukan, mungkin ini membutuhkan pamflet informasi karena tidak banyak orang tahu tentang perjuangan kemerdekaan Papua", kata Taylor.
    Dosen senior Universitas Victoria dan pakar regional, Richard Chauvel, mengatakan, kampanye Lush itu adalah kampanye komersial pertama di Australia mendukung kemerdekaan Papua.
    Entah cepat atau lambat Papua pasti akan merdeka, sejarah Papua akan membawah pada titik kemerdekaan. Semua ketidakadilan Negara, ketidakjujuran, pemerkosaan, penganiayaan, pengisiran, penangkapan dan pembunuhan terhadap orang Papua pasti akan membawah pada titik keadailan, kejujuran, kedamaian dan kemerdekaan di atas bangsa untuk berkarya ikut menyempurkan semua ciptaan Tuhan dengan bebas dan dengan damai oleh manusia. (ac. Bidaipouga Mote)
     
     photo TPamonaanigif_zpsabf50008.gif